Oknum Petugas RS Bhayangkara Nekat Melakukan Penculikan

Brigadir Parlaungan Simarmata (38), anggota kepolisian yang berdinas di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan nekat melakukan penculikan

Oknum Petugas RS Bhayangkara Nekat Melakukan Penculikan
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
DirKrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian saat memaparkan tangkapan, Senin 

MEDAN,TRIBUN-Brigadir Parlaungan Simarmata (38), anggota kepolisian yang berdinas di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan nekat melakukan penculikan.

Ia menculik tiga orang lelaki karena diajak rekannya bernama M Nasir (53) warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.

Adapun ketiga korban yakni Masri (36), Sakruddin (51) dan Nzulafri.

"Dia (Parlaungan) mengaku hanya diajak saja. Kebetulan, tersangka Nasir adalah temannya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, Senin (5/11).

Perwira berpangkat tiga melati emas di pundak ini mengatakan, Parlaungan bertugas menggiring para korban ke hotel. Sesampainya di lokasi, Parlaungan menyerahkan ketiga korban pada Nasir.

Baca: Soal Penculikan Anak, Kapolres Pelabuhan Belawan: Isu Itu Tidak Benar, Meresahkan Masyarakat

"Penculikan dilatarbelakangi karena otak pelaku bernama Nasir kesal. Sebelumnya, Nasir sudah berinvestasi Rp 900 juta," kata Andi.

Karena uangnya tak kunjung kembali, Nasir mengajak rekan- rekannya.

Mereka yang terlibat penculikan yakni Parulian Manullang alias Bangun (42), Riko Manullang (33), Pandapotan Panggabean (34), Budi Hartono (46) dan Dedi Harianto Marbun (40).

Baca: Ini Pernyataan Penmas Polda Sumut Soal Viral Informasi Penculikan Anak di Medan

"Nasir menghubungi tersangka Budi Hartono. Kemudian, Budi Hartono mencari pelaku lain," ungkap Andi.

Saat ketiga korban meninggalkan Hotel Grand Inna dengan mobil, para pelaku melakukan pengadangan di Jalan Gatot Subroto.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved