Lion Air Jatuh

Update Info Tragedi Lion Air Jatuh, KNKT Menguak Penyebab Pesawat Hancur hingga Data 27 Jenazah

"Dilihat dari hasil temuan itu, mesin dalam keadaan hidup dan RPM tinggi. Mesin berputar tinggi saat menyentuh air,"

Update Info Tragedi Lion Air Jatuh, KNKT Menguak Penyebab Pesawat Hancur hingga Data 27 Jenazah
Istimewa: Dok. Dispen Koarmada I.
Satu mesin pesawat Lion Air PK-LQP berhasil diangkat dari perairan Tanjung Karawang, Sabtu (3/11/2018) sore. 

"Dilihat dari hasil temuan itu, mesin dalam keadaan hidup dan RPM tinggi. Mesin berputar tinggi saat menyentuh air," 

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono

TRIBUN-MEDAN.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang berperan menginvestigasi penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor rute penerbangan JT-610 (Jakarta-Pangkalpinang) mulai menguak sejumlah fakta.

Pesawat Lion Air JT-610 ini dikabarkan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018).

Pesawat Lion Air JT610 lepas landas pukul 06.20 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, membawa 189 orang, yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 pramugari.

Tepat pukul 06.33 WIB, Air NAV menyatakan hilang kontak dengan Lion Air Pesawat Lion Air JT 610.

Pesawat Hancur saat Menabrak Perairan

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Selasa (5/11/2018), satu di antara fakta yang terkuak yakni tepatnya bagaimana pesawat menjadi puing-puing kecil hingga jenazah para penumpangnya berhamburan.

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan mesin pesawat masih hidup dan aktif sesaat sebelum jatuh ke laut.

"Mesin dalam keadaan hidup dan putarannya cukup tinggi saat menyentuh air," kata Soerjanto, Senin (5/11/2018).

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved