Polisi OTT Pegawai PDAM Tirta Lihou yang Pungli Masyarakat, Pelaku Sebut Diperintah Atasannya

Ini kita dalami setelah adanya laporan masyarakat yang sudah mulai resah. Sesuai peraturan, pemasangan itu gratis

Polisi OTT Pegawai PDAM Tirta Lihou yang Pungli Masyarakat, Pelaku Sebut Diperintah Atasannya
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Pegawai PDAM Tirta Lihou Edison Saragih diringkus karena melakukan pemungutan liar (pungli) di Aspol Polres Simalungun, Rabu (7/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Polres Simalungun melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou,  Edison Saragih saat melakukan transaksi dengan masyarakat Desa Mariah Buttu, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan Edison Saragih tertangkap melakukan pungutan liar (pungli) untuk biaya pemasangan pipa baru bagi warga berpenghasilan rendah. Padahal, pemasangan tersebut tidak dikenakan biaya atau gratis.

"Ini kita dalami setelah adanya laporan masyarakat yang sudah mulai resah. Sesuai peraturan, pemasangan itu gratis. Tersangka ini yang memasang dan mengutip uangnya," ungkapnya saat menggelar press rilis di Asrama Polisi Polres Simalungun, Rabu (7/11/2018).

AKBP Marudut Liberty mengungkapkan OTT berlangsung pada Jumat (2/11/2018). Pelaku pungli Edison ditangkap di sebuah warung.

"Jadi tersangka (Edison) ini adalah seorang kasir,"ujarnya.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan uang tunai senilai Rp 11,2 juta dan satu unit handphone merek vivo.

Gogo Simanjutak Persembahkan Lagu Terakhir untuk Sang Ibu, Rumah Duka Penuh Haru

Kesedihan Nenek Suminah Sambil Dekap Foto Anaknya AKBP Mito, Jenazah Disambut 5 Kapolres

Ronaldinho Bangkrut, Mirisnya Tinggal Segini Jumlah Uang di Rekeningnya

Terkait pungli ini, Marudut menerangkan, Edison mengaku bahwa pungutan tersebut atas perintah salah satu Kepala Bagian di PDAM berinisial D.

Curhat Arif Muhammad Pencipta Mak Beti, Dianggap Waria Sampai Dikasih Daster Ibu

Mantan Istri Raul Lemos Dikritik karena Unggah Fotonya dan Mulan Jameela sebelum Berhijab

AKBP Marudut memastikan akan terus melanjutkan penyelidikan keterlibatan oknum lainnya. Bahkan, polisi telah memanggil Direktur Utama PDAM Tirta Lihou Betti Sinaga dan Mantan Dirut Benni Purba. Namun, kedua orang tersebut tidak hadir.

Tak Tertarik Gabung GARBI, Kader dan Pengurus PKS Pakpak Bharat Solid Dukung Putusan DPP

Begini Sosok Imron Rosyadi di Mata Tetangga, Tahanan yang Meninggal Usai Makan di Kantor Polisi

"Mereka sudah kita panggil satu kali. Tapi mangkir. Kalau terus menerus tidak datang juga, langsung kita jemput paksa,"ujar AKBP Marudut.

PSMS Medan Bertolak ke Bali, Ini Pemain yang Dibawa untuk Laga Kontra Persib Bandung

Perusahaan Paksa Karyawannya Minum Urin dan Makan Kecoa karena Gagal Capai Target 

Marudut pun mengharapkan masyarakat Kabupaten Simalungun agar melaporkan jika ada pungutan-pungutan liar.

Atas perbuatan itu, Edison dikenakan pasal 12 huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 KUHPidana tentang Tindak Pidana Korupsi.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved