Gara-gara Cekcok di Jalan, Suranta Tega Aniaya Istri Sopir Angkot Usai Acungkan Parang

Petugas Kepolisian Polsek Medan Barat berhasil amankan seorang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan.

Gara-gara Cekcok di Jalan, Suranta Tega Aniaya Istri Sopir Angkot Usai Acungkan Parang
net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Petugas Kepolisian Polsek Medan Barat berhasil amankan seorang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan.

Suranta Tarigan (19) warga Jalan Delitua, Gang Sejati, Kelurahan Arda Gusema, Kecamatan Delitua diamankan petugas Polsek Medan Barat.

Pasalnya ia diduga telah menabrak Sriyana Saragih (30) warga Jalan Darussalam pada Senin (5/11/2018) lalu.

Informasi yang dihimpun melalui Kapolsek Medan Barat, Kompol Choky Meliala menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Senin (5/11/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Anggota kami yang mendapat informasi dari piket SPKT Polsek Medan Barat bahwasannya telah diamankan satu orang laki-laki yang diduga pelaku penganiayaan. Begitu mendapat informasi, petugas langsung menuju ke lokasi dan bertemu dengan pelaku, korban dan suami korban,"ujarnya, Kamis (8/11/2018).

Lanjut Kapolsek, sebelumnya pelaku dan suami korban yang berprofesi sebagai supir angkutan umum (angkot), saling nyelip di Jalan Serdang. Sedangkan korban yang bernama Sriyana berada di dalam angkot.

"Jadi sesampainya di kawasan RS Pirngadi Medan pelaku mengeluarkan parang dan memukul kaca spion mobil angkot suami korban dengan menggunakan parang. Terjadi aksi saling kejar, saat berada di Jalan Stasiun Kereta Api, suami si korban ini menghentikan laju mobilnya dan turun bersama istrinya untuk menunggu mobil si pelaku. Pada saat itu korban memegang kunci roda sedangkan suaminya memegang kayu dan tidak berapa lama pelaku milintas. Korban bersama dengan suaminya menghadangnya," kata Choky.

Masih dikatakan Choky, terjadilah cekcok mulut antara pelaku dan suami korban. Pelaku kemudian memundurkan mobilnya dan menabrak korban.

"Usai menabraknya pelaku tancap gas lalu dikejar masyarakat dan berhasil diamankan. Pelaku kemudian dibawa ke piket 3.0 untuk menjalani pemeriksaan," kata Kompol Choky Meliala.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved