Koruptor Rp 105,8 Miliar 'Kabur', Kejati Sumut Enggan Salahkan Siapapun!

Untuk seorang kepala dinas ini besar sekali. Semoga ya, giat kita menangkap buronan turut sertamerta secepatnya menangkap kedua orang ini.

Koruptor Rp 105,8 Miliar 'Kabur', Kejati Sumut Enggan Salahkan Siapapun!
TRIBUN MEDAN/HO
Faisal mantan Kadis PU Deliserdang 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kaburnya dua buronan terdakwa mantan Kadis Pekerjaan Umum dan mantan Bendahara Pemkab Deliserdang, yakni Faisal dan Elfian disikapi santai oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kejati melalui Kasi Penkum Sumanggar Siagian mengatakan aparat hukum tidak perlu saling menyalahkan.

Sumanggar bertutur bahwa kasus yang merugikan negara sebesar Rp 105,8 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 178 miliar tahun 2010 tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama.

"Gak perlu saling menyalahkan lah. Yang penting bagaimana kedua orang tersebut (Faisal dan Elfian) bisa ditangkap secepatnya. Koruptor seperti ini harus dimiskinkan," ucap Sumanggar Siagian di ruang kerjanya, Jumat (9/11/2018).

Sumanggar mengaku bahwa angka-angka (kerugian negara) kasus tersebut cukup besar bagi seorang pejabat yang menjabat sebagai kepala dinas. Dia mengatakan hal tersebut akan menjadi prioritas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Untuk seorang kepala dinas ini besar sekali. Semoga ya, giat kita menangkap buronan turut sertamerta secepatnya menangkap kedua orang ini," imbuhnya.

Dalam kasus tersebut diketahui, Faisal selaku Kadis Pekerjaan Umum dan Elfian sebagai Bendahara yang mendampingi Faisal sempat ditahan oleh Kejaksaan di Rumah Tahanan (Rutan). Namun kemudian saat disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Majelis hakim mengalihkan masa tahanannya yang semula di Rutan diringankan menjadi Tahanan Rumah.

Masa tahanan rumah Faisal dan Elfian berlanjut saat keduanya banding pascadivonis 1 tahun 6 bulan dengan denda Rp 50 juta Subsider 1 bulan disematkan kepada Faisal. Kemudian 1 tahun denda Rp 50 juta Subsider 1 bulan untuk Elfian oleholehgadilan Negeri Medan pada Agustus 2013

Sayangnya, usai diteliti Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan dalam bandingnya, memperberat masa hukuman keduanya. Faisal dengan pidana penjara selama 12 tahun, Denda Rp 500 Juta Subsider 6 bulan kurungan.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved