Gubernur Edy Saksikan Pelajar SMAN 2 Plus Madina Duduk di Lantai, Minta Segera Dibenahi 

Beberapa bagian pagar sekolah yang menampung 414 siswa tersebut, juga tampak roboh diterjang banjir. Meja, kursi, buku dan peralatan sekolah

Gubernur Edy Saksikan Pelajar SMAN 2 Plus Madina Duduk di Lantai, Minta Segera Dibenahi 
Tribun Medan/Satia
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengunjungi SMAN 2 Plus, SMAN 3, SMPN 6 dan SLB di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), yang diterjang banjir pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengunjungi SMAN 2 Plus, SMAN 3, SMPN 6 dan SLB di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), yang diterjang banjir pekan lalu. 

Relokasi sejumlah sekolah dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di dalam komplek pendidikan tersebut ditawarkan menjadi salah satu solusi alternatif untuk menghindari terulangnya bencana serupa di masa yang akan datang.

Dalam kunjungan tersebut Edy Rahmayadi didampingi istri Nawal Lubis, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, OPD Pemprov Sumut dan Pemkab Madina.

SMAN 2 Plus adalah lokasi pertama yang dikunjungi Gubernur dan rombongan. Sisa-sisa banjir masih jelas terlihat. Selain separuh badan jalan yang tergerus arus sungai, sisa-sisa batang kayu dan lumpur juga masih terlihat di sekitar lingkungan sekolah.

Beberapa bagian pagar sekolah yang menampung 414 siswa tersebut, juga tampak roboh diterjang banjir. Meja, kursi, buku dan peralatan sekolah lainnya juga terendam banjir, bahkan ada yang hanyut terbawa arus.

Edy dan rombongan juga meninjau beberapa ruangan kelas. Para siswa tampak duduk di lantai sambil mendengarkan pelajaran yang disampaikan gurunya. Selain menyapa para siswa dan guru, Gubernur juga menanyakan beberapa hal tentang gedung sekolah tersebut, yang beberapa bagian tampak berlumut dan tidak terawat.

Hotman Paris Bangga Taksi di London Berstiker Danau Toba, Lihat Foto dan Videonya. .

Protes Ruhut Sitompul hingga Sebut Aburizal Bakrie di TVOne saat Debat Rocky Gerung Bikin Panas

Detik-detik Petinju Belia 13 Tahun Tewas setelah KO di Atas Ring, Ini Videonya

 “Bagaimana ini, plafonnya kok rendah sekali. Dan gedungnya menurut saya juga sudah tidak layak lagi untuk digunakan,” tanya Edy kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Rabu (14/11/2018).

Dirinya menawarkan agar SMAN 2 Plus dan beberapa sekolah lainnya direlokasi ke tempat yang lebih aman. Karena, ada banyak siswa yang belajar di sekolah tersebut, yang nyawanya selalu terancam akibat banjir.

“Bagaimana kalau direlokasi. Karena di sini banyak siswa calon generasi muda, yang selalu terancam nyawanya. Mereka adalah masa depan bangsa yang seharusnya dilindungi,” ujar Edy Rahmayadi.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved