Soal Status di BUMD, Sahat Simatupang: Setelah Menjadi Tim Kampanye Kami Bertiga Sudah Mundur

Setelah menjadi Tim Kampanye, Soal status di BUMD, Sahat : Kami Bertiga Sudah Mundur

Tayang:
Tribun Medan / Feri
Ketua Harian Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Jokowi Sumut, Sahat Simatupang (kanan) saat berbincang dengan Teten Masduki, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun- Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Harian Sekretariat Bersama (Sekber ) Relawan Jokowi Sumut Sahat Simatupang, mengatakan ia bersama koleganya yakni, Direktur Utama, PT Dhirga Surya, Agus Marwan dan Komisaris Utama, PT Dhirga Surya, Alamsyah Hamdani, bersama-sama telah mengundurkan diri dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Hal itu mengingat, ketiganya telah masuk ke dalam jajaran Tim Kampanye Daerah (TKD) Indonesia Kerja untuk Pasangan Calon Presiden- Wakil Presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

"Kami bertiga telah mundur dari sana (PT Dhirga Surya), nah saya juga mempertanyakan kembali apakah nama-nama di jajaran pemenanga Relawan Prabowo- Sandi, apakah sudah mundur dari Yayasan PRSU dan PDAM Tirtanadi?" ujar Sahat kepada tribun-medan.com, Rabu (14/11/2018).

Menurut Sahat, seharusnya pada Senin (11/12/2018) akan digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di PT Dhirga Surya membahas perubahaan jajaran Direksi dan Komisaris.

"Kemarin harusnya sudah dibahas, namun Gubernur Sumut dan Wagub batal hadir, kami sudah menunggu dari pagi sesuai Pelaksana Tugas Dirut, Pak Tumpal, " katanya.

Pengunduran diri tersebut, lanjut Sahat, harus diterima pemegang saham utama PT Dhirga Surya, yakni Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Sahat menjelaskan, saat ini Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Dirga Surya dijabat oleh, Tumpal Panggabean.

"Selebihnya kami berharap PT Dhirga Surya semakin jaya di depan, kami sudah meninggalkan legacy kepada PT Dhirga Surya," katanya.

Menurut Sahat, ia bersama dua rekannya mengetahui konsekuensi bila menjadi tim pemenangan salah satu pasangan calon.

"Kami mundur setelah menyelesaikan tugas dan kewajiban di PT Dhirga Surya, kami mengetahui Pejabat BUMN/BUMD yang jadi caleg atau tim pemenangan harus mundur," katanya.

Lagipula, lanjut Sahat, pihaknya tidak ingin menambah beban kepada Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang baru terpilih.

"Kalau kami tidak mundur, nanti Pak Gubernur atau Pak Wagub ditanyai terus dengan wartawan. Kami tidak mau merepotkan, beliau harus dibantu membangun Sumut bermartabat," katanya.

(gov/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved