Bermula dari Pesan WhatsApp soal Penculikan Anak, Dua Lelaki Dibakar Hidup-hidup Berakhir Tragis

Tragis. Hal itu dilakukan karena warga mendengar desas-desus tentang penculik anak yang menyebar lewat WhatsApp

Bermula dari Pesan WhatsApp soal Penculikan Anak, Dua Lelaki Dibakar Hidup-hidup Berakhir Tragis
ENFOQUE
Penduduk mengacungkan telepon genggam untuk merekam saat Ricardo dan Alberto dibakar. 

Mobil itu diikuti kerumunan orang itu dan terdengar teriakan tuduhan jika kedua pria yang dibawa ke penjara tersebut sebagai penculik anak.

TRIBUN-MEDAN.com - Dua pria Meksiko dibakar hidup-hidup oleh warga.

Hal itu dilakukan karena warga mendengar desas-desus tentang penculik anak yang menyebar lewat WhatsApp di sebuah kota kecil di Meksiko.

Tanpa memeriksa kebenaran dari desas-desus itu, segerombolan orang membakar dua orang Meksiko yang bernama Ricardo dan Alberto.

Kronologi Pembakaran Dua Pria Meksiko

Awalnya, Maura Cordero menyaksikan sekumpulan orang berkumpul di luar kantor polisi yang berada tepat di sebelah toko miliknya pada tanggal 29 Agustus.

Cordero lantas mendekati pintu dan melihat apa yang terjadi di luar, dirinya mendapati kerumunan orang terus bertambah memadati luar pos polisi itu.

Dirinya mengaku, tidak ingat apakah dia pernah melihat kerumunan orang seperti itu di Acatlan, kecuali saat peringatan peristiwa tertentu.

Lebih lanjut, Cordero melihat sebuah mobil polisi yang melintasi tokonya dan membawa dua pria ke penjara kecil.

Mobil itu diikuti kerumunan orang itu dan terdengar teriakan tuduhan jika kedua pria yang dibawa ke penjara tersebut sebagai penculik anak.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved