Nurhayati Berharap Pembunuh Anak, Cucu serta Menantunya Dihukum Mati

Sirine ambulans yang meliuk-liuk memecah keheningan kampung dan sontak diwarnai tangisan keluarga korban.

Nurhayati Berharap Pembunuh Anak, Cucu serta Menantunya Dihukum Mati
TRIBUN-MEDAN/Arjuna Bakkara
Kerabat dan keluarga korban meratapi jenazah saat tiba di Hariara Tolu, Desa Parsaoran Satu, Pangururan, Samosir, Kamis (15/11/2018). 

Sirine ambulans yang meliuk-liuk memecah keheningan kampung dan melengkapi tangisan keluarga korban. Korban pembunuhan di Bekasi itu dikebumikan di lokasi pemakaman keluarganya di Dusun Lumban Silo, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Samosir.

Sebelumnya, diadakan ibadah keagamaan dan setelah peti ditutup, ke empat mayat dibawa menggunakan mobil ambulans ke lokasi pemakaman.

Suasana duka semakin terasa saat satu per satu peti ditutup dan dimasukkan ke dalam ambulans. Suara sirene kembali meraung raung menuju tempat peristirahatan terakhir yang telah disiapkan pihak keluarga.

Terlihat, seluruh anggota keluarga berjalan mengiringi rombongan mobil ambulans sambil berurai air mata. Setibanya di pemakaman, acara prosesi penguburan yang dipimpin oleh Pendeta Jhon Peter Simatupang. Keluarga besar, dan kerabat ikut melakukan sakramen kematian dengan melempar gumpalan tanah ke atas peti mati.

Ibu korban, Nurhayati tampak lemas, dan belum memungkinkan untuk diwawancarai Media. Termasuk abang kandung koran, Doklas Nainggolan masih kelelahan sehingga tidak bisa ditanyai kejanggalan-kejanggalan serta dengan siapa adiknya memiliki permasalahan.

B Nainggolan Kerabat Korban yang tinggal di Samosir mengaku terpukul serta berharap aparat hukum menjatuhkan hukuman setimpal. "Harus dihukum mati,"ujar Pria berbadan tegap itu.

Pada Rabu Malam, 14 November 2018 kepada Tribun, Nurhayati selaku ibu korban mengatakan, Diperum dalan kurun waktu limah tahun terakhir tidak pulang kampung ke Samosir. Bagi Nurhayati, anaknya merupakan sosok yang suka bersosialisasu dan baik ke semua orang.

Diakuinya, sebagai keluarga korban selalu menjalin komunikasi degan sanak saudara di Samosir. Menurutnya, korban tidak pernah mengeluh tentang persoalan atau pun masalah yang tengah dihadapi anaknya.

Dijelaskannya, korban adalah keluarga yang berbahagia bersama ank dan istrinya. Dia beranggapan, korban malah memberikan contoh yang baik dalam menjalani bahtera rumah tangga.

Kata ibunya, koban membuka usaha toko dan mengelola usaha indekos sebanyak 29 kamar milik abangnya yang bernama Douglas Nainggolan yang sibuk sebagai marketing.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved