Breaking News:

Musa Rajekshah: Cuaca Ekstrem Faktor Utama Bencana Alam

Ini yang perlu ke depannya, pemberitahuan dan penyuluhan, kepada masyarakat.

TRIBUN MEDAN/SATIA
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (Ijeck) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menyampaikan, bahwa masyarakat sekitaran daerah potensi rawan bencana alam diminta untuk direlokasikan. Dikarenakan bila suatu bencana terjadi tidak akan memakan korban jiwa.

Musa Rajekshah mengatakan, untuk permasalahan bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi keadaan alam di antaranya alam yang mulai rusak.

"Bencana alam ini, kita memang belum mengetahui, yang pasti cuaca yang ekstrem terutama. Kemudian juga alam kita juga banyak yang rusak. Ini yang perlu ke depannya, pemberitahuan dan penyuluhan, kepada masyarakat, agar tidak tinggal pada daerah-daerah yang berada dibantaran sungai, dan tidak tinggal di bawah lereng-lereng yang terjal, dan tidak membuka daerah perladangan pada tempat-tempat yang berpotensi terjadi bencana alam," kata dia, yang dihampiri Tribun Medan, saat akan menaiki lift menuju lantai sembilan, yaitu ruangan kerjanya, Jumat (16/11/2018).

Pemerintah Sumatera Utara saat ini juga tidak ambil diam, menurutnya, seluruh Dinas yang punya gawean dan tupoksi bila bencana alam terjadi sudah mendapatakan perintah. Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, menyebut alat berat untuk dilakukannya evakuasi sudah diberangkatkan langsung setelah mendapatkan kabar bencana kembali terjadi.

"Dinas-dinas kita yang punya gawean sudah kita tugaskan untuk kesana. Alat berat juga sudah kita kirimkan kesana untuk membuka akses jalan kembali," ucapnya.

Ijeck juga menyampaikan, bantuan sudah diberangkatkan langsung menuju Madina dan Nias Selatan yang saat ini juga mengalami dampak dari bencana alam tersebut. Masyarakat juga dirinya pinta untuk lebih bersabar, dikarenakan bencana ini terjadi bukan karena disengaja, tetapi pemerintah juga tidak akan berdiam diri.

"Pasti, sudah bolak-balik bantuan kota berikan, karena ini bencana alam," katanya.

Ia menyampaikan, saat ini Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sudah memerintahkan seluruh unsur pemerintah untuk cepat dalam melakukan pembangunan. Walaupun bencana bisa saja datang kembali, Ijeck yakin masyarakat dapat memahami dan mau bekerjasama dengan pemerintah.

"Pasti, pembangunan sekolah sudah dipercepat, Pak Edy sudah mengunjungi lokasi langsung, dan sudah menyarankan untuk relokasi tempat tinggal. Dan kita perintahkan percepatannya pembangunan, walaupun bencana kembali terjadi, itu dia, karena cuacanya memang ekstrim,"ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Satia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved