Mahasiswa Nias Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Longsor di Nisel

Kita melakukan penggalangan dana ini selama dua hari mulai dari Jumat sampai Sabtu (16-17) November 2018,

Penulis: akb lama |
Tribun Medan/ Sofyan Akbar
Mahasiswa Nias saat melakukan penggalangan dana kepada para pengendara di Jalan Sisingamangaraja untuk membantu meringankan korban bencana tanah longsor di Nisel, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan /Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bencana Alam tanah longsor yang terjadi di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nisel, Sabtu (10/11/2018) membuat Kesatuan Mahasiswa Nias (KMN) UPMI Medan melakukan penggalangan dana.

Ketua KMN UPMI Tulus Hia, Mahasiswa yang berasal dari Kepulauan Nias terlihat melakukan aksi penggalangan dana di beberapa simpang jalan seperti di persimpangan Jalan Sisingamangaraja, Jalan Juanda, simpang Jalan Brigjen Katamso.

"Kita melakukan penggalangan dana ini selama dua hari mulai dari Jumat sampai Sabtu (16-17) November 2018,"katanya, Sabtu (17/11/2018).

Ia mengatakan dengan mengenakan almamater UPMI dan baju seragam KMN UPMI, mahasiswa membentangkan spanduk yang bertuliskan 'Kesatuan Mahasiswa Nias Peduli Koban Tanah Longsor' sambil berorasi menggugah hati para pengguna jalan untuk memberikan sumbangan membantu meringankan beban para korban tanah longsor di Nisel.

Aksi penggalangan dana ini, sambung Tulus, sebagai bentuk solidaritas mahasiswa yang berasal dari Kepulauan Nias kepada korban bencana tanah longsor dan berharap semoga dana yang terkumpul dapat meringankan beban keluarga korban.

Operasi SAR Korban Tanah Longsor Nias Selatan Dihentikan, Tiga Korban Belum Ditemukan

Korban Longsor Nias Selatan Kembali Ditemukan, Terkubur pada Kedalaman Setengah Meter

“Walau kami jauh di rantau bukan berarti kami tidak peduli dengan kampung halaman kami,” tegas Tulus Hia.

Ia menyatakan hasil penggalangan dana ini nantinya akan disalurkan kepada keluarga korban untuk meringankan beban mereka.

Cuaca Ekstrem jadi Kendala Pencarian Korban Longsor di Nias Selatan

Korban Ketiga Longsor Nias, Madarman Hati Hulu Berhasil Ditemukan

“Walau dana yang terkumpul tidak terlalu besar namun kami telah berusaha dan berharap dapat meringankan beban mereka,”ujarnya.

Tulus juga berharap Pemkab Nisel dan Tim SAR terus melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor karena menurut data terakhir baru 4 korban yang berhasil di evakuasi dan masih ada 3 korban lagi yang belum ditemukan.

Dua Korban Longsor Nias Selatan Ditemukan Tewas, Satu di Antaranya Terbawa Arus Sungai

Satu dari Tujuh Sekeluarga Korban Longsor Nias Selatan Ditemukan Tewas di Sungai

Seperti yang diketahui, Pencarian terhadap korban longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan masih terus dilakukan untuk menemukan enam korban yang belum ditemukan.

Dalam pencarian tersebut, kata Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu mengatakan sekitar jam 18.00 WIB masyarakat ada menemukan satu korban yang diketahui bernama Putri Hulu (5) di sungai yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor.

Pengadilan Rampas Tanah 126 Hektar untuk Negara, Perberat Hukuman Tamin Sukardi jadi 8 Tahun

Pelaku Pembakar Pacar Diduga Tak Terima Diputuskan, Sudah Jalin Asmara Selama 6 Tahun

"Jadi warga menemukan Putri Hulu di sungai. Kemungkinan saat longsor terjadi, korban terbawa arus ke sungai,"katanya saat dihubungi melalui selularnya, Senin (12/11/2018) seraya menyatakan korban ditemukan sudah meninggal dunia.

Material Longsor Penuhi Bahu Jalan Menuju Kawasan Wisata Danau Toba

Tak Tahu USB dan 25 Tahun Tak Pakai Komputer Pria Ini Diangkat jadi Menteri Keamanan Siber Jepang

Pabrik Ini Putar Lagu Metal saat Proses Pembuatan Keju agar Menjadi Lezat 

Ia mengatakan pihaknya dibantu dengan BPBD Sumut merasa kesulitan saat mengevakuasi korban.

"Saat ini pencarian terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras,"ujar pria dengan dua melati dipundaknya ini.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved