Pabrik Ini Putar Lagu Metal saat Proses Pembuatan Keju agar Menjadi Lezat 

Si pembuat keju, Beat Wampfler, sejak September lalu mulai memainkan sejumlah karya musik legenda, seperti Led Zeppelin pada produksi keju Emmental

TRIBUN MEDAN/ Ilustrasi (Puzi/Pixabay)
Pabrik Keju di Swiss. 

TRIBUN-MEDAN.com - Di balik sebuah makanan yang lezat, selalu ada usaha dari tangan handal seorang juru masak dan juga bahan baku yang berkualitas. Tapi sepertinya dua kunci itu tidak cukup. Dan setiap toko makanan, memiliki cara yang berbeda-beda.

Di sebuah pabrik keju dari wilayah Emmental Swiss, para pembuat keju telah bereksperimen dengan berbagai genre musik untuk melihat apakah keberadaan musik dapat menghasilkan rasa keju lebih baik.

Si pembuat keju, Beat Wampfler, sejak September lalu mulai memainkan sejumlah karya musik legenda, seperti Led Zeppelin dan A Tribe Called Quest pada proses produksi keju Emmental.

Aktivias ini dilakukannya, dengan harapan untuk membuktikan bahwa musik dapat mempengaruhi perkembangan, karakteristik dan, yang paling penting, rasa dari keju.

Dia yakin bahwa kelembaban, suhu dan nutrisi bukanlah satu-satunya hal yang dapat berdampak pada rasa keju. Karena menurutnya, suara, ultrasound dan musik juga dapat memberi dampak pada rasa keju juga.

Ide Wampfler ini mungkin terdengar agak gila. Tapi dirinya berhasil menggaet beberapa ilmuwan dari Universitas Seni di Bern terlibat dalam eksperimennya.

Para ilmuan itu skeptis pada awalnya. Tapi, mereka kemudian menyadari bahwa ada bidang yang disebut sonochemistry yang melihat kaitan antara suara pada benda padat dan reaksi kimianya. Karenaya, mereka memutuskan bahwa pembuat keju mungkin benar.

“Kami mencoba ... menjawab pertanyaan: pada akhirnya apakah ada sesuatu yang bisa diukur? Atau sesuatu yang berpengaruh pada rasanya? ”Michael Harenberg, seorang direktur musik di University of the Arts, mengatakan kepada AFP.

Untuk menguji teorinya, Beat Wampfler telah memasang speaker kecil di bawah lemari besar berisikan keju Emmental. Ia membaginya menjadi beberapa kelompok, dengan genre musik berbeda.

Beberapa keju tampak menua ketika disuguhi dengan musik tekno. Sedang yang lain, mendengar musik ambient, atau potongan klasik seperti Mozart Magic Flute.

Ada juga yang diberikan lagu rock dan hip-hop dari Led Zeppelin atau A Tribe Called Quest. Dan untuk bagian ini, sedang dilakukan pengujian pada rasa keju.

“Akankah rasa keju lebih baik? Sulit untuk mengatakannya, ”kata Wampfler.

Ia menambahkan bahwa, jika ternyata genre musik tertentu dapat membuat rasa keju Emmentalnya menjadi lebih baik, ia berharap itu adalah genre hip-hop. Karena dirinya menyukai genre musik tersebut.

Untuk percobaannya ini, Wampfler akan melakukan pengujian pada 15 Maret 2019 mendatang.  Dirinya akan mendatangkan juri, untuk menilai efek dari berbagai genre musik pada keju Emmentalnya.

(cr12/tribun-medan.com)

Artikel ini sudah terbit di odditycentral dengan judul  Swiss Cheese Maker Plays Music to His Cheese to Make It Taste Better

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved