Ahmad Basarah Sasar Titiek Soeharto soal Orba, Status Pak Harto & Dugaan Korupsi Pejabat Orba

Ahmad Basarah menanggapi peryataan politikus Partai Berkarya Titiek Soeharto yang menginginkan Indonesia kembali pada masa Orde Baru

Ahmad Basarah Sasar Titiek Soeharto soal Orba, Status Pak Harto & Dugaan Korupsi Pejabat Orba
Kompas.com/Dani Prabowo
Titiek Soeharto. 

Ahmad Basarah Sasar Titiek Soeharto soal Orba, Status Pak Harto & Dugaan Korupsi Pejabat Orba

TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Ahmad Basarah menanggapi peryataan politikus Partai Berkarya Titiek Soeharto yang menginginkan Indonesia kembali pada masa Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto.  

Ahmad Basarah menyebut, peryataan Titiek Soeharto itu merupakan salah satu platform perjuangan Partai Berkarya, sehingga ia sangat menghormati pernyataan Titiek Soeharto tersebut.

Baca: Video Hotman Paris, Kasus Baiq Nuril hingga Ajak Ibu-ibu Pasang Bendera Bela Keadilan Baiq Nuril

"Era reformasi lahir dan berjalan sampai sekarang sebagai antitesa dari kritik terhadap penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan di bawah Pak Harto selama 32 tahun yang menjalankan prinsip-prinsip kekuasaan secara otoritarian," kata Ahmad Basarah di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Wakil Ketua MPR RI ini menyebut, keinginan kembali ke era Orde Baru dapat diindikasikan ingin mewujudkan kembali kepemimpinan pemerintahan yang otoritarian.

Ahmad Basarah
Ahmad Basarah (Kompas.com)

"Itu bertentangan dengan semangat reformasi yang kita bangun saat ini, karena Pak Harto mengakhiri jabatannya tidak secara istikamah kalau secara Islamnya," ungkap Ahmad Basarah.

Ahmad Basarah mengatakan, keluarnya Tap MPR Nomor 11 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) menjadi alasan dan pertanyaan besar soal kepemimpinan Soeharto.

Bunyi Tap MPR itu, katanya, juga memuat tentang mengadili para pejabat negara yang diduga melakukan tindak pidana korupsi termasuk mantan Presiden Soeharto.

Baca: Respons Andi Arief Bela Grace Natalie, Ketum PSI Dilapor Andi Bilang: Penistaan Sih Enggaklah

"Jadi secara yuridis ketatanegaraan status Pak Harto ini adalah tersangka korupsi," tegas Basarah.

Untuk itu, menurutnya, semangat menghadirkan kembali era Orde Baru perlu dipertimbangkan ulang.

"Tetapi secara politik kita menghormati keputusan Partai Berkarya jika ingin menjadikan tujuan perjuangannya mengimplementasikan kembali apa yang menjadi pola cara kepemimpinan Pak Hatto waktu itu," terang Basarah.

Dikabarkan, melalui akun Twitter pribadinya, @TitiekSoeharto yang diunggah pada Rabu, 14 November 2018 mentwit kalimat yang menyinggung Orde Baru.

Baca: Penembakan Mobil Sriwijaya Air, Sempat Terjadi Kejar-kejaran antara Pelaku dan Korban

  
Dia mengatakan, jaman pemerintahan ayahnya, Indonesia dalam keadaan yang sukses dan swasembada pangan.

"Sudah cukup... Sudah saatnya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia," kata Titiek Soeharto.

Baca: Video Hotman Paris, Kasus Baiq Nuril hingga Ajak Ibu-ibu Pasang Bendera Bela Keadilan Baiq Nuril

Baca: Respons Andi Arief Bela Grace Natalie, Ketum PSI Dilapor Andi Bilang: Penistaan Sih Enggaklah

Ahmad Basarah Sasar Titiek Soeharto soal Orba, Status Pak Harto dan Dugaan Korupsi Pejabat Orba

TAUTAN: PDIP Kritik Titiek Soeharto Soal Orba: Bertentangan Dengan Semangat Reformasi, 

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved