Bupati Pakpak Bharat Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Mendagri Siapkan Pengganti Remigo Yolando Berutu

“Kalau yang bersangkutan ditahan, sudah kami segera siapkan pejabatnya agar tidak ada kekosongan pimpinan di daerah"

Bupati Pakpak Bharat Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Mendagri Siapkan Pengganti Remigo Yolando Berutu
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Bupati Pakpak Bharat saat tiba di gedung KPK. (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) 

“Kalau yang bersangkutan ditahan, sudah kami segera siapkan pejabatnya agar tidak ada kekosongan pimpinan di daerah tidak lebih dari 24 jam SK (Surat Keputusan). Kami siapkan dan kami serahkan kepada Gubernur Sumatera Utara,” 

Mendagri, Tjahjo Kumolo

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus korupsi, Minggu (18/11/2018).

Remigo ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menerima suap dari pihak swasta terkait pengerjaan proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menanggapi penangkapan Bupati Pakpak Bharat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku akan segera mengisi kekosongan jabatan bupati dengan menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) sebagai pengganti bupati.

Penunjukan Plt juga dikarenakan saat ini posisi wakil bupati Pakpak Bharat juga sedang kosong lantaran wakil bupati sebelumnya, Maju Ilyas Padang meninggal dunia pada 20 Februari 2018.

Mendagri juga menyebutkan kemungkinan Plt akan ditunjuk dari Sekretaris Daerah (Sekda).

“Seingat saya Wakil Bupati (Pakpak Bharat) kosong mungkin Sekda kami Plt-kan sebagai Plt Bupati. Apa pun kami tetap kedepankan azas praduga tidak bersalah,” kata Mendagri.

Penangkapan Bupati Pakpak Bharat tersebut juga membuat dirinya diberhentikan sebagai kader partai Demokrat.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved