Ketua DPRD Pakpak Bharat Doakan dan Minta Remigo Yolando Berutu Tabah Jalani Proses Hukum

Ia pun berharap, Remigo yang tengah menjalani proses hukum agar dapat tabah. Dirinya menganggap Remigo tengah mendapat cobaan

Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonni P Berutu saat diwawancarai di depan kantor DPRD Pakpak Bharat, kompleks Perkantoran Sindeka, Salak pada Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SALAK - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu pada Minggu (18/11/2018) dini hari mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonni P Berutu.

Sonni mengaku prihatin atas kasus yang menjerat Bupati Pakpak Bharat periode 2016-2021 tersebut. Bahkan ketika pertama kali menerima informasi tersebut dari media, ia merasa tak percaya.

"Pertama-tama saya dan anggota DPRD prihatin atas OTT KPK ini. Peristiwa ini membuat saya kaget," kata Remigo, Senin (19/11/2018).

Ia pun berharap, Remigo yang tengah menjalani proses hukum agar dapat tabah. Dirinya menganggap Remigo tengah mendapat cobaan yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya.

"Dengan peristiwa Sabtu malam itu, kami berdoa, semoga beliau tabah menjalani tahapan proses hukum yang sedang dijalani," ucapnya.

Sosok Remigo Yolando Berutu dari Keluarga Terpandang Rela Jadi Bupati di Kabupaten Miskin

Satpol PP Tolak Buka Gerbang, KPK Segel Kantor Bupati dan Dinas PU Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Mendagri Siapkan Pengganti Remigo Yolando Berutu

Ditanya terkait soal proyek di Dinas PU Pakpak Bharat yang menjerat Remigo, Sonni belum mengetahui secara pasti.

"Saya pun belum tahu kasus yang mana. Masih terus dari pantau dari media. Terakhir komunikasi sama bupati pun dua bulan lalu," ungkapnya.

Hati-hati Berkendara BMKG Prediksi Hujan Guyur Medan hingga Siang Nanti

Aries Cobalah Terbuka Kepada Orang Lain, Kesehatan Gemini Agak Mengkhawatirkan

DPRD Minta KPK Segera Tuntaskan Penyidikan agar tidak Mengganggu Aktifitas Pelayanan di Pakpak

Sementara, akibat kasus OTT KPK ini, aktifitas pemerintahan di kantor Bupati Pakpak Bharat dan kantor Dinas PU Pakpak Bharat lumpuh.

Hal itu terjadi setelah KPK memasang segel di pintu gerbang kantor Bupati Pakpak Bharat dan di pintu masuk kantor Dinas PU Pakpak Bharat.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved