Kasus Kredit Fiktif BRI, Tiga Ruko tak Layak Huni Disegel Kejari Binjai

Sudah kami sita tiga unit ruko berlantai di Jalan Soekarno-Hatta Km 18 Binjai, Komplek Puri Kurnia.

Kasus Kredit Fiktif BRI, Tiga Ruko tak Layak Huni Disegel Kejari Binjai
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kejari Binjai menyita tiga ruko di Jalan Soekarno-Hatta Km 18 Binjai, perkara Kredit Fiktif BRI. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kejaksaan Negeri Binjai menyita tiga unit ruko belum selesai dibangun yang dijadikan jaminan dalam perkara kredit fiktif BRI.

Dalan perkara ini dua orang dari tiga tersangka sudah dilakukan penahanan.

Kajari Binjai Victor Antonius Saragih Sidabutar turun langsung ke lokasi ruko bersama Kasi Pidsus, Asepte Gaulle Ginting, penyidik Pidsus Sri Fadillah.

Mereka melakukan penyitaan dan menyegel ruko yang tak layak huni disaksikan lurah dan kepling, dan saksi lain.

"Sudah kami sita tiga unit ruko berlantai di Jalan Soekarno-Hatta Km 18 Binjai, Komplek Puri Kurnia. Langkah selanjutnya penyelesaian pemberkasan yang sudah ada tersangkanya. Sudah dua orang ditahan tersangkanya, satu orang lagi masih kita cari," kata Kajari di ruangannya, Rabu (21/11/2018)

"Disaksikan lurah, kepling, pemilik yang berkaitan ruko ada juga datang menyaksikan. Setelah disita ruko dipasangi Kejaksaan Line. Nanti dieksekusi untuk pengembalian uang pengganti," tambahnya.

Amatan tribun-medan.com ke lokasi dua rumah toko berdiri berdampingan. Sedangkan ruko lainnya berdiri dengan jarak sekitar 15 meter. Kondisi ruko dipenuhi semak belukar, diselimuti lumut, dan belum ada terpasang pintu, jendela.

Diketahui Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai telah menetapkan dua pejabat BRI dan seorang nasabah (pemohon kredit) resmi sebagai tersangka, Selasa (9/10/2018) silam.

Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar menuturkan, kredit fiktif yang menjadi perkara bermula dari nasabah seorang pengusaha berinisial DS yang meminjam uang ke BRI Cabang Pembantu Katamso Medan sebesar Rp 500 juta‎ pada 2009. Teranyar diketahui pinjaman dilakukan sebanyak tiga kali dengan nilai yang sama, Rp 500 juta dikali tiga, sehingga ada temuan 1,5 miliar.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved