Tiga Pelaku Peredaran Narkoba di Stroom Karaoke Terancam 20 Tahun Penjara

Petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan membekuk tiga pria yang diduga menjalankan transaksi narkoba di tempat hiburan malam, KTV Stroom.

Tiga Pelaku Peredaran Narkoba di Stroom Karaoke Terancam 20 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Kasat Satresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo memegang barang bukti berupa sabu saat paparan kasus narkoba yang diamankan dari tempat hiburan malam Stroom, termasuk Manajer Stroom Hariadi (paling kanan pakai baju tahanan), Rabu (21/11/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali gagalkan peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Pada Minggu (18/11/2018) lalu, petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan membekuk tiga pria yang diduga menjalankan transaksi narkoba di tempat hiburan malam, KTV Stroom, Jalan Listrik Medan.

Sebelumnya, pada saat penggerebek terhadap tersangka berinisial ERM (40), ditemukan satu butir ekstasi yang hendak dijualnya.

Petugas kemudian melakukan pengembangan kembali dan berhasil meringkus RA (33) dan dari tangannya petugas amankan satu butir ekstasi dan 25 gram sabu.

Baca: Polrestabes Medan Tangkap Manajer Stroom Karaoke Narkoba terkait Narkoba, Lihat Videonya. .

AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo saat paparkan kasus kepemilikan narkoba Stroom Karaoke di aula Satresnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (21/11/2018)
AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo saat paparkan kasus kepemilikan narkoba Stroom Karaoke di aula Satresnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (21/11/2018) (Tribun Medan)

Tidak sampai disitu, petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali melakukan pengembangan kepemilikan narkoba tersebut.

Alhasil, Hariadi yang merupakan manajer di Stroom berhasil diringkus di kediamannya, Jalan Ampera Gang Amal Baru, Kecamatan Medan Tembung.

Ketiganya kini mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Medan.

Kasat Satresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, para tersangka disangkakan 20 tahun penjara.

"Ketiga pelaku disangkakan pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (2) subs 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. Untuk pengakuan H yang merupakan manager di tempat hiburan malam tersebut sudah menjalani dua bulan transaksi barang haram tersebut," ujarnya saat menyampaikan paparan, Rabu (21/11/2018).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved