News Video

Luhut Panjaitan 'Sentil' Prabowo Subianto, Sebut Hal Ini. .

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini bahkan menyuruh Prabowo membaca baik-baik paket kebijakan sebelum memberikan komentar

Luhut Panjaitan 'Sentil' Prabowo Subianto, Sebut Hal Ini. .
Tribun Medan
Luhut Panjaitan dan Prabowo Subianto 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Luhut Binsar Pandjaitan 'sentil' Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait komentarnya tentang paket kebijakan ekonomi XVI yang menyebut pemerinta menyerah pada asing.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini bahkan menyuruh Prabowo membaca baik-baik paket kebijakan sebelum memberikan komentar.

"Enggak ada (menyerah pada asing). Makanya baca dulu baik-baik, baru berkomentar. Jadi kalau sudah kita baca baik-baik, komentarin," kata Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Luhut menegaskan bahwa kebijakan pemerintah yang mengeluarkan sejumlah sektor usaha dari Daftar Negatif Investasi (DNI) bukan berarti mengundang asing untuk masuk.

Menurut dia, kebijakan itu justru memproteksi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Kita tidak pengin rakyat kita susah. Memangnya hanya kamu saja yang sayang sama negeri ini? Kita juga sayang kok sama negeri ini," tambah Luhut.

Tonton video kolase Luhut dan Prabowo;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Edy Rahmayadi: Saya Butuh Al Washliyah untuk Membangun Sumut

Driver GoJek Mulai Bakar Jaket dan Helm, Asap Tebal Selimuti Kompleks CBD Polonia

Putra Papua Jadi Caleg Terkaya, Miliki Harta Rp 20 T dari Lahan yang Mengandung Mineral Emas

Detik-detik Penangkapan Pembunuh Diperum Sekeluarga di Kaki Gunung Guntur, Terdeteksi Karena Ini

Luhut mengakui sebelumnya sempat ada salah persepsi mengenai kebijakan pemerintah mengeluarkan sejumlah sektor usaha dari DNI. Namun, hal itu sudah diluruskan.

"Sudah dijelasin kemarin waktu rapat di (Istana) Bogor. Sudah dijelaskan semua. Memang ada dulu presepsi yang salah. Mungkin penjelasan kurang detail," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved