News Video
Timnas Gagal di Piala AFF, Edy Rahmayadi: Wartawannya yang Harus Baik. .
Ketua PSSI Edy Rahmayadi tanggapi kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 dan menghubungkannya dengan wartawan
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Tim nasional (Timnas) Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2018.
Tim besutan Bima Sakti ini sudah dua kali mengalami kekalahan yakni melawan Singapura (0-1) dan Thailand (2-4), menang melawan Timor Leste (3-1) dan menyisakan pertandingan melawan Filiphina.
Lantas apa jawaban Ketua PSSI Edy Rahmayadi terkait penampilan Timnas Indonesia?
Dilansir dari akun twitter @ulinyusron yang sudah diverifikasi, sebuah video memperlihatkan jawaban Edy saat diwawancari Media.
Tampak Edy diwawancarai saat berjalan meninggalkan sebuah lokasi acara satu kepemudaan di Hotel Emereld Garden, Medan, Kamis (22/11/2018).
Ia menggunakan jas berwarna hitam dan dasi merah.
Tonton video wawancara dengan Edy Rahmayadi;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Edy Rahmayadi Tekankan Kabupaten/Kota Agar Bisa Terima WTP dari BPK
Edy Rahmayadi Berikan Solusi Mengatasi Banjir di Madina, Salah Satunya Salat Taubat
Minta Reaksi Cepat Tangani Bencana Madina, Edy Rahmayadi: Jangan Sampai Ada ‘Pak Ogah’ di Situ
Transkrip wawancara dengan Edy Rahmayadi;
Wartawan : Timnas belum berhasil di ajang AFF, itu, apa ke depan kita akan melakukan evaluasi atau bagaimana, Pak?
Edy : Wartawannya yang harus baik. Jadi kalau nanti wartawannya baik, Timnasnya baik,
Wali Kota Medan Harap HIPMI Menjadi Pelopor Jiwa Wirausaha Muda di Era Digital
Togu Simorangkir Sudah Kelilingi Danau Toba 142 Km, Ini Jumlah Donasi yang Sudah Terkumpul
Tak pelak pernyataan mantan Pangkostrad itu menjadi perbincangan hangat di dunia maya saat ini.
Sebab, banyak yang mempertanyakan korelasi performa timnas Indonesia dan wartawan.
Bahkan Tommy Welly yang pernah menjadi pengurus PSSI pun turut bertanya-tanya.
Bung Towel, sapaan akrab Tommy Welly melalui akun Instagram pribadi sedikit menyindir pernyataan Edy Rahmayadi.
Komentator senior yang kini lebih aktif memandu ajang Liga 2 2018 itu mengunggah video pernyataan Edy.
Pria berkaca mata itu juga memberi caption bernada sindiran dalam tanggapan Edy Rahmayadi soal kegagalan timnas Indonesia.
Bima Sakti siap mundur
Kegagalan timnas Indonesia untuk melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018 membuat Bima Sakti memberikan statement bahwa ia siap mundur dari kursi pelatih.
Pelatih timnas Indonesia itu menyerahkan semuanya kepada PSSI atas gugurnya tim Merah Putih di Piala AFF 2018.
Timnas Indonesia sudah dipastikan angkat kaki dari ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.
Itu setelah pada pertandingan semalam, Filipina berhasil bermain imbang 1-1 melawan Thailand pada laga lanjutan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Panaad, Bacolod.
Hasil itu membuat Filipina dan Thailand sudah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalankan.
Sementara timnas Indonesia baru memiliki tiga poin dan masih menyisahkan satu pertandingan lagi melawan Filipina akhir pekan nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
"Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap," kata Bima Sakti selepas menggelar sesi latihan timnas Indonesiadi Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).
Bima Sakti sangat berharap setelah ia mundur, PSSI bisa menunjuk pelatih berkualitas untuk menangani timnas Indonesia.
Tentu saja harapan itu demi kebaikan tim Merah Putih yang sudah haus akan gelar prestasi.
"Siapapun pelatihnya nanti, baik asing atau lokal, kita semua harus dukung semaksimal mungkin," ucap Bima Sakti.
Lebih lanjut pelatih berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa tidak mudah untuk dipercaya menjadi juru taktik timnas Indonesia.
Bima Sakti sangat berharap agar masyarakat Indonesia bisa mengerti.
Untuk membuat timnas Indonesia berprestasi harus sudah dilakukan sejak usia dini.
Bima Sakti menyebut Thailand dan Vietnam yang sudah mulai melakukan itu.
"Kita liat Thailand dan Vietnam dari usia dini mereka sudah dibentuk, jadi memiliki dasar yang bagus," kata Bima Sakti.
Bima Sakti menyadari gugurnya timnas Indonesia di Piala AFF 2018 membuat kecewa pecinta sepak bola Tanah Air.
Di media sosial, masyarakat Indonesia sudah menyuarakan agarBima Sakti dan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mundur.
"Pemain tidak terpengaruh ke media sosial. Siapapun yang bermain besok melawan Filipina, kami harap dapat dukungan dari masyarakat Indonesia," pungkas Bima Sakti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-pssi-edy-rahmayadi.jpg)