Alamak

Terungkap di Persidangan, Irwandi Terima Rp 41,7 Miliar dan Gagal Nikahi Model Steffy Burase

Irwandi Yusuf (Terdakwa) juga menerima gratifikasi uang sebesar Rp 41,7 miliar tahun 2007-2012.

Terungkap di Persidangan, Irwandi Terima Rp 41,7 Miliar dan Gagal Nikahi Model Steffy Burase
Kolase Tribunnews.com
Kolase foto Irwandi Yusuf dan model Steffy Burase. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mendakwa Gubernur nonaktif Irwandi Yusuf (Terdakwa) menerima gratifikasi uang sebesar Rp 41,7 miliar.

Periode 2007-2012, Irwandi bersama-sama orang kepercayaannya Izil Azhar didakwa menerima gratifikasi Rp 32.454.500.000.

Periode 2017-2022, Irwandi didakwa menerima gratifikasi Rp 8.717.505.494.

Sehingga total gratifikasi yang diterima Irwandi sejumlah Rp 41,7 miliar.

Hal itu terungkap saat sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dengan agenda pembacaan dakwaan, Senin (26/11/2018).

"Telah melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang terdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan menerima gratifikasi," ucap jaksa KPK Ali Fikri saat membacakan dakwaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

Gratifikasi ini terkait dengan proyek Pembangunan Dermaga BPKS Sabang, yang melibatkan Ayah Merin, Let Bugeh, dan sejumlah nama lainnya yang bermain dalam proyek tersebut, saat Irwandi menjabat sebagai Gubernur Aceh di periode pertama (2007-2012).

Dalam dakwaan ketiga yang dibacakan jaksa KPK, gratifikasi yang tak dilaporkan ke KPK itu dilakukan dalam beberapa kali transaksi di sejumlah tempat antara tahun 2007 hingga 2012.

Antara lain, di rumah Terdakwa (Irwandi Yusuf) di Jl. Salam No.20 Bandar Baru Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh.

Dalam sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dengan agenda pembacaan dakwaan, Senin (26/11/2018),  jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mendakwa Irwandi Yusuf (Terdakwa) juga menerima gratifikasi uang sebesar Rp 32 miliar lebih antara tahun 2007-2012.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved