Bandar Narkoba, Eks Polisi Militer Pemilik 1.500 Ekstasi Hanya Divonis 8 Bulan Penjara

Bandar narkotika, pemilik ekstasi sebanyak 1.500 butir hanya divonis 8 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Yusafrihardi Girsang

Bandar Narkoba, Eks Polisi Militer Pemilik 1.500 Ekstasi Hanya Divonis 8 Bulan Penjara
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Yos Sudarso yang disangkakan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai sebagai bandar narkotika 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Eks Polisi Militer (PM) ‎Yos Sudarso yang disangkakan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai sebagai bandar narkotika, pemilik ekstasi sebanyak 1.500 butir hanya divonis 8 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Mohammad Yusafrihardi Girsang. 

Vonis lebih rendah rendah dua bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Perwira Tarigan.

Diketahui vonis dijatuhkan oleh Wakil Ketua PN Binjai Mohammad Yusafrihardi Girsang yang menjadi Hakin Ketua dalam perkara ini, didampingi hakim anggota masing-masing David Sidik Simare-mare dan Diana Febrina Lubis yang digelar di Ruang Sidang Cakra, Rabu (21/11) pekan lalu.

Terdakwa Yos Sudarso merupakan warga‎ Jalan Teratai Nomor 67, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara. Dia ditangkap tidak sendirian di Jalan Swadaya, Dusun V, Desa Sei Limbat, Selesai, Langkat, Selasa 14 Mei 2018. Sat narkoba Polres Binjai juga meringkus Jimmy warga Jalan Cinta Dapat, Gang Melati, Kecamatan Selesai, Langkat dan Robby Hamdani alias Roby‎ warga Jalan T Amir Hamzah, Gang Swadaya, Kelurahan Jatimakmur, Binjai Utara.

Humas PN Binjai, David Sidik Simare-mare membenarkan majelis hakim memvonis Yos Sudarso dengan kurungan penjara hanya 8 bulan penjara.‎ Menurut dia, sangkaan polisi terhadap Yos tidak seperti dalam persidangan.

David mengatakan, bahwa Roby yang sudah membawa tas berwarna loreng hitam berisikan tiga bungkus besar narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 1.500 butir hendak menuju ‎Tempat Kejadian Penangkapan (TKP). Roby mendapatkan pil setan ekstasi dari seorang asal Medan bernama Putra.

Saat menuju TKP penangkapan, Roby bertemu Yos. ‎Yos saat itu mau ke rumah sakit yang mengarah ke Selesai, Langkat. Oleh Roby, mengajak Yos berangkat bersama-sama ke rumah sakit.

"Yos mau berobat. Dia ada kanker sudah stadium empat. Saat mau pergi, biasanya Yos ada yang mendampingi. Roby yang melihatnya sendiri, mengajak Yos. Ini berdasarkan persidangan. Di tengah perjalanan, Roby mendapat panggilan telepon. Mereka berdua pergi naik angkutan umum. Telpon masuk itu buat mereka berhenti. Keduanya turun. Roby pergi meninggalkan Yos dan bertemu dengan Jimmy," kata David, di PN Binjai, Rabu (28/11/2018).

Pertemuan Jimmy dengan Roby tak berlangsung lama. Keduanya kedapatan polisi, ditangkap di TKP. Menurut David, jarak Jimmy, Roby dengan Yos berjauhan.

"Barang bukti ada di tangan Roby karena bawa tas. Hakim menilai Yos ada terjadi pemufakatan jahat. Tapi dia tidak mengetahui," kata David.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved