Sudah Sadar, Rubiah Korban Ledakan Tabung Gas di Rumahnya Dirujuk ke RS Imelda

Kondisi Rubiah (58), Guru Ngaji Keliling yang merupakan Korban Ledakan Tabung Gas 3 kg di Rumahnya

Sudah Sadar, Rubiah Korban Ledakan Tabung Gas di Rumahnya Dirujuk ke RS Imelda
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Rubiah Korban Ledakan Tabung Gas dirawat di RSUD Pirngadi Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kondisi Rubiah (58), Guru Ngaji Keliling yang merupakan Korban Ledakan Tabung Gas 3 kg di Rumahnya dan sedang menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Pirngadi Medan sudah dalam kondisi sadar.

Kepada Tribun Medan, Kepala perawat untuk ruangan ICU RSUD Pirngadi Medan Dina Mariana Manurung mengatakan tak hanya Rubiah, dua keluarga Rubiah yang turut jadi korban yakni anak perempuan kelimanya Reni (18) dan cucu laki-lakinya Dian (12) juga sudah dalam kondisi sadar.

"Memang luka bakarnya ini kan nyeri jadi dibantu dengan alat obat yang menurunkan rasa nyerinya," ujar Dina, Selasa (28/11/2018).

Dian menjelaskan bahwa tiga korban yang merupakan warga Jalan Marelan Pasar II Barat, Gang Mawar III tersebut mengalami luka bakar di atas 35%.

Untuk Rubiah, kata Dina mengalami luka bakar 76,5% dan masih harus menggunakan selang pernafasan Endotracheal Tube (ETT), begitu juga Dian mengalami luka bakar 41-45% juga masih menggunakan ETT, sedangkan Reni yang menderita luka bakar 37% hanya menggunakan alat bantu pernafasan biasa dari hidung.

"Kondisi pasien sadar, tapi masih gelisah karena luka bakarnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dina juga mengatakan bahwa oleh dokter bedah plastik yang menangani pasien, luka bakar ketiga korban sudah dilakukan operasi pencucian luka dari awal pasien masuk ke RS Pirngadi. 

Untuk selanjutnya pencucian luka kan dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Pencucian luka masuk ke ruang operasi. Debridement bahasa medisnya. Sudah dilakukan sejak pasien masuk di tanggal 26 November 2018. Jadi melihat lukanya, kalau pertumbuhan jaringannya cantik di situ nanti diberhentikan. Tergantung kondisi pasiennya juga untuk bertahan, " terangnya.

Sementara itu terkait pembiayaan pasien, Dina mengatakan bahwa untuk dua pasien yakni Reni dan Dian biaya pengobatannya masih ditanggung oleh dinas sosial. Sementara itu untuk Rubiah biaya pengobatannya menggunakan kartu Indonesia sehat (KIS).

Masih kata Dina, untuk pasien Rubiah, rencananya pada Selasa Sore akan dirujuk ke Rumah Sakit Imelda untuk mendapatkan perawatan luka bakar yang lebih baik.

"Rujukan dari dokternya langsung, rencananya sore dirujuk ke RS Imelda, karena di sana ada perawatan luka, dan ada ruang isolasinya khusus," jelasnya.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved