Demi Pinjaman Uang, Ratusan Mahasiswi Serahkan Foto Bugilnya ke Lintah Darat

Para mahasiswa yang tidak memiliki aset sebagai jaminan adalah konsumen utama kredit online yang dengan mudah menawarkan pencairan dana.

Demi Pinjaman Uang, Ratusan Mahasiswi Serahkan Foto Bugilnya ke Lintah Darat
Ilustrasi Foto Bugil
Ilustrasi Foto Bugil 

TRIBUN-MEDAN.com-Skandal "perbankan bawah tanah" di China terbongkar. Terdapat ratusan mahasiswa dipaksa foto selfie bugil, sebagai jaminan bayar utang.

Setidaknya ada 10 GB data serupa yang tersebar online, lengkap dengan kontak dan alamat para korban.

Media lokal, China Youth Daily mewartakan ada 167 foto bugil dan video intim berisikan mahasiswi rentang usia 19-23 tahun.

Banyak pelajar, buruh, dan penduduk di daerah terpencil memiliki riwayat kredit di pusat referensi Bank Sentral China, sistem perbankan yang akan mencatat informasi kredit warga dan dapat dilihat oleh publik secara online.

Jika terdaftar di sistem tersebut, mereka tidak bisa meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan tradisional. 

Diperkirakan, lebih dari 500 juta penduduk China berada dalam kelompok ini.

BREAKING NEWS: Bus Travel Terbalik di Wilayah Tongging saat Jalan Menurun dari Merek

Daftar Mutasi Perwira Tinggi Mabes TNI, Pangkostrad, Danpaspampres dan Komandan Marinir Diganti

Mereka menjadi target empuk dari platform peminjaman peer-to-peer, atau metode peminjaman uang yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman secara online.

Platform lintah darat itu biasanya memiliki kesadaran risiko yang rendah dan mematok bunga yang sangat tinggi.

Para mahasiswa yang tidak memiliki aset sebagai jaminan adalah konsumen utama kredit online yang dengan mudah menawarkan pencairan dana dalam hitungan jam, cukup dengan mengisi beberapa formulir.

"Saya mendapat 5.000 yuan (sekitar Rp 10,3 jutaan) sebagai pinjaman yang cari hanya dalam waktu kurang dari tiga menit setelah mengirim foto dan video bugil saya kepada peminjam," aku salah satu korban.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved