Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa

"Ada mafia yang lebih besar, dari luar negeri, dia menawarkan Rp 1,5 T ke Pak Edy, tapi ditolak. Pak Edy itu bentengnya PSSI,"

Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa
bolasport.com
Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa 

Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa

TRIBUN-MEDAN.COM - Kinerja Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dan seruan Edy Out dibahas di program Mata Najwa berjudul PSSI Bisa Apa, Rabu (28/11/2018) yang membahas tentang isu pengaturan skor di sepakbola Indonesia dan PSSI.  

Dua Exco (Executif Commite) PSSI Gusti Randa dan Refrizal dan Sekretaris Kemenpora GS Dewa Broto memberikan tanggapannya terkait kinerja Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi di acara Mata Najwa dengan tema PSSI Bisa Apa.

Menurut Sekretaris Kemenpora GS Dewa Broto, dia mengenal Edy Rahmayadi sebagai figur yang baik.

Terkait rangkap jabatan, Dewa Broto menjelaskan sebenarnya Edy tak melanggar aturan.

"Secara aturan tidak salah,, kecuali menjadi ketua KONI dan menjabat jabatan publik itu yang tidak boleh. Tali dalam kepatutan, alangkah indahnya kalau Pak Edy bisa fokus. PSSI itu seperti ayam kehilangan induknya. Saya kenal Pak Edy itu baik," kata Dewa Broto.

Dewa Broto juga malah sempat melontarkan pertanyaan kepada Exco PSSI, tentang masukan yang diberikan kepada Edy Rahmayadi.

Karena menurutnya, sebenarnya Edy adalah orang yang baik dan komitmen di sepakbola.

"Apa sih kontribusi yang diberikan kepada Pak Edy?" kata Dewa Broto yang tidak dijawab konkrit oleh kedua Exco yang hadir.

Kebaikan Edy Rahmayadi juga disebut oleh Exco PSSI Refrizal.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved