Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa

"Ada mafia yang lebih besar, dari luar negeri, dia menawarkan Rp 1,5 T ke Pak Edy, tapi ditolak. Pak Edy itu bentengnya PSSI,"

Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa
bolasport.com
Edy Rahmayadi Disebut Tolak Suap Rp 1,5 Triliun, Seruan Edy Out & PSSI Dibahas di Mata Najwa 

"Exco itu inner circle kekuasaan di PSSI, masa bermental seperti makelar. Kasihan jabatan Exco kalau dia melakukan hal seperti itu."

Ketika diminta menyebutkan nama oleh Najwa Shihab, Januar mengungkap secara terbuka anggota Komite Exco PSSI tersebut yakni Hidayat.

"Masih aktif, demi persepabolaan Indonesia saya harus menyebut nama. Namanya bapak Hidayat," dia menambahkan.

Berdasarkan penelusuran Tribun Jateng, berikut susunan lengkap Exco PSSI 2016-2020:

Ketua umum: Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi

Wakil ketua umum: Joko Driyono, Iwan Budianto 

Anggota Exco: Hidayat, Yunus Nusi, Condro Kirono, Gusti Randa, Pieter Tanuri, Juni A. Rahman, AS Sukawijaya, Johar Lin Eng, Refrizal, Dirk Soplanit, Very Mulyadi, dan Papat Yunisal.

Januar menceritakan ketika dirinya tiba di Jogja ada yang menelpon meminta Madura FC agar mengalah.

“Nanti Sleman juga akan mengalah kalau away ke Sumenep, Tapi kami tidak mau. Waktu itu, dia sampai mengeluarkan angka dan menjamin bahwa Sleman akan mengalah. Mengeluarkan angka Rp 100 juta untuk saya," ujarnya.

Hidayat, kata Januar, meminta untuk tidak bilang hal tersebut kepada presiden klub.

“Tidak bisa (ke Presiden Klub), ini sudah tidak bagus. Dia naikkan ke Rp 110 juta tetap kami tolak. Sehabis itu dia mungkin kesal, dia mengancam 'saya bisa lho beli pemain kamu'. Saya jawab silahkan. Artinya bisa membeli pemain Madura FC. Bagi saya itu entah gertak sambal, tapi sudah melebihi kepatutan sebagai exco," ujarnya.

Sementara itu, Hidayat membantah jika ada pengaturan skor.

Namun ketika ditekankan terkait tawaran uang, jawaban Hidayat bulet.

“Ngga mungkin (melakukan itu). Saya komunikasi cuma di awal kompetisi. Kalau whatsapp itu, disiapin, saya minta pertandingan harus bagus,” ujarnya.

(*)

Baca: Momen Egy Maulana Vikri dan Putri Almarhum Ustad Jeffry Al Bukhory, Egy Ucap Selamat Ultah Umi Pipik

Baca: Gisel - Gading Buka - bukaan soal Pisah, Terkuak Alasan Perceraian bukan Orang Ketiga Penyebabnya

TAUTAN: Terungkap di Mata Najwa Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi Pernah Ditawari Suap Rp 1,5 Triliun

Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved