Gudang Logistik KPU Langkat Dibobol 'Orang Dalam', Ribuan Bilik Suara Raib

Pembobolan gudang logistik KPU Langkat berakibat hilangnya lebih 7.000 bilik suara.

Gudang Logistik KPU Langkat Dibobol 'Orang Dalam', Ribuan Bilik Suara Raib
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Bilik suara raib dari dalam gudang yang terletak di Jalan Proklamasi, Pasar VI, Desa Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (29/11/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Satu dari empat gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat dibobol maling. Gudang yang dipakai berstatus sewa ini dibiarkan diduga tanpa pengawasan dan penjagaan ketat dari pihak KPU Langkat.

Pembobolan gudang logistik KPU Langkat berakibat hilangnya lebih 7.000 bilik suara.

Bilik suara raib dari dalam gudang yang terletak di Jalan Proklamasi, Pasar VI, Desa Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (29/11/2018) lalu.

Sekretaris KPU Langkat, Zainul Arifin dikonfirmasi tribun-medan.com membenarkan pihaknya telah kebobolan. Dia membeberkan bahwa saat ini dia dan para komisioner dan anggota lainnya belum bisa berkomentar banyak karena masih dimintai keterangan satu per satu oleh pihak berwajib.

"Ini sedang dihitung ulang, ribuan lah. Itu gudang sifatnya, bukan ruko. Gudang kita sekarang ada empat. Saya belum tuntas juga dimintai keterangan," katanya, Jumat (30/11/2018)

Hasil penelusuran ke sejumlah informan, aksi pencurian berawal dari kecurigaan pihak kepolisian yang tengah menggelar patroli menjaga Keamanan dan Ketertipan Masyarakat (Kantibmas), Rabu tanggal 28 November 2018 malam.

"Ada polisi patroli tadi malam. Tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, memang sudah agak riuh bang, cuma kami gak tahu pasti ada kejadian apa," kata warga sekitar gudang logistik, Rudi, di lokasi.

Dibeberkan Rudi, yang terjadi ternyata dikarenakan pintu gudang yang terbuat dari besi sudah terbuka lebar. Kondisi inipun membuat aparat kepolisian langsung menaruh curiga. Mereka memeriksa gudang yang berbentuk ruko yang rapat dengan rumah penduduk ini.

"Kedatangan polisi kami lihat langsung masuk ke sini bang, dilihatnya pintu sudah mengangah sedikit, makanya mereka turun," ujar Rudi.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved