Cindi Korban Banjir Tapsel Ditemukan Tewas, Jasadnya Sangkut di Batang Pohon

Jenazah Cindi (11), anak perempuan Wasito yang hanyut diterjang banjir di Mosa Palang, Desa Gunung Baringin

Cindi Korban Banjir Tapsel Ditemukan Tewas, Jasadnya Sangkut di Batang Pohon
TRIBUN MEDAN/NANDA F BATUBARA
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban banjir di Mosa Palang, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan pada Kamis (27/11/2018) lalu. Jenazah Cindi ditemukan di Sungai Salai, Kelurahan Pardomuan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Minggu (2/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - Jenazah Cindi (11), anak perempuan Wasito yang hanyut diterjang banjir di Mosa Palang, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan pada Kamis (27/11/2018) lalu, sudah ditemukan.

Jenazah Cindi pertama kali dilihat oleh dua orang warga yang sedang memancing di Sungai Salai, Kelurahan Pardomuan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Minggu (2/11/2018).

Mereka adalah Ali Minton Harahap (30) dan Maraton Gultom (30). 

Cindi ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi hanyut.

Berdasarkan informasi, jenazah Cindi ditemukan sangkut di batang pepohonan di sungai. 

Jenazah Cindi ditemukan dengan posisi bagian kepala di bawah dan kaki di atas.

"Korban dilihat secara tidak sengaja oleh dua orang warga yang sedang mancing di sungai. Minton yang pertama kali melihat korban dengan posisi kaki tampak ke atas. Keadaan air keruh dan kedalaman kurang lebih dua meter lebar 15 meter," ujar Danramil 19 Siais Kapten Inf Marianto, Senin (3/11/2018).

Marianto mengatakan, saat ini petugas gabungan bersama warga masih terus mencari korban banjir lainnya. Yakni Hesta (dua bulan). 

Hesta diketahui hanyut bersama Cindi. 

Halaman
12
Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved