Usung Tema Agro dan Eco, TSR Raih Penghargaan Pamong Wisata Berkelanjutan

TSR yang berlokasi di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali memperoleh penghargaan

TRIBUN MEDAN
General Manager Taman Simalem Resort (TSR) Eddy Tanoto ( kanan ) photo bersama dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya usai penyerahan penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 di Jakarta. 

Laporan wartawan Tribun Medan, Sofian Akbar 

TRIBUN-MEDAN.com - Taman Simalem Resort (TSR) yang berlokasi di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali memperoleh penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tahun ini.

Taman Simalem Resort yang mengusung tema “Agro dan Eco” ini dianugerahi sebagai Pamong Wisata Berkelanjutan setelah meraih peringkat kedua dalam ajang Wonderful Indonesia Tourism Awards 2017.

General Manager Taman Simalem Resort, Eddy Tanoto menyatakan berterima kasih atas penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata dalam upaya mendorong pariwisata berkelanjutan di seluruh Indonesia serta mempromosikan pariwisata di Indonesia secara keseluruhan ke mancanegara. 

Para pemenang di ISTA ini akan berkompetisi di jenjang penghargaan yang sama di tingkat ASEAN yaitu ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Mulia Barus menjelaskan ISTA bertujuan untuk mengenali dan menghargai perusahaan yang mendorong pariwisata berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Taman Simalem Resort sudah dua kali menerima penghargaan ISTA dari Kementerian Pariwisata.

“Tahun lalu kami dari Tanah Karo menerima penghargaan Pelestarian Lingkungan dari Kementerian Pariwisata. Tahun ini salah satu resort kami di Tanah Karo juga menerima penghargaan Pamong Wisata Berkelanjutan. Kami bangga menerima penghargaan ini, apalagi langsung diserahkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya,” kata Mulia Barus setibanya di Medan, Selasa (4/12/2018), usai menghadiri Penganugerahan Wonderful Indonesia Tourism di Jakarta

Mulia menambahkan TSr telah lama melakukan berbagai pembenahan hingga akhirnya memperoleh penghargaan secara berturut-turut selama dua tahun terakhir ini. 

Hal ini diakui oleh dewan juri ISTA bahwa TSR telah berupaya menerapkan pariwisata berkelanjutan dengan sangat baik dan prospektif.

Mulia juga menyatakan tim dewan juri tidak hanya memuji program agro yang diterapkan TSR dalam melatih generasi muda dan menjalin hubungan dekat dengan petani daerah dalam hal budidaya pertanian organik, namun dewan juri juga kagum pada fokus resort untuk mengasrikan lingkungan sekitar dalam pengembangan area Daerah Tujuan Wisata (DTW) seluas 200 hektar ini menjadi daerah kawasan wisata bertaraf internasional.

“TSR berencana melanjutkan pertumbuhan pariwisata berkelanjutan dengan mengembangkan lebih banyak tema-tema pelestarian lingkungan bagi pengunjung dan penduduk desa setempat,” ungkap Mulia sembari mengutip pernyataan yang pernah disampaikan oleh pendiri TSR Tamin Sukardi: “Keberadaan kita tergantung kepada pelestarian lingkungan, budaya dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kita”.

Director of Operations Taman Simalem Resort, Bernard Tay menambahkan bahwa penghargaan ini diperoleh berkat dukungan sepenuh hati dari masyarakat setempat, pemerintah Propinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Karo dan Akademi Pariwisata Sumatera Utara.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan tersebut. Tanpa dukungan mereka, Taman Simalem Resort bukan apa-apa,” kata Bernard Tay, "Dan ini bisa menjadi contoh bahwa investasi dari luar negeri bisa membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia," tambahnya. 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved