Kemendagri Jamin Suplai Blangko e-KTP Tercukupi, Kalau Habis Akan Dipasok dari Daerah Lain

Warga Sumatera Utara tidak perlu khawatir bila belum kebagian blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik pada program GISA

Kemendagri Jamin Suplai Blangko e-KTP Tercukupi, Kalau Habis Akan Dipasok dari Daerah Lain
Tribun Medan
Ribuan warga mengantre untuk mengurus e-KTP di Gedung Serba Guna, Jalan Wiliam Iskandar, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (3/12/2018) 

Dirinya bisa mengatakan, bahwa membludaknya masyarakat yang datang mengurus KTP pada program GISA dikarenakan, enggan untuk datang sewaktu pembukaan pengurusan di Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten/Kota.

"Membludaknya ini bisa dibilang karena dia malas datang waktu di pengurus sehingga menumpuk, ini juga baru ketahuan bahwa Sumut banyak masyarakatnya tidak memiliki KTP," kata dia.

I Gede mengaku bangga dengan diadakannya program ini, agar ke depannya, seluruh masyarakat mendapatakan identitas dirinya. 

Kemudian, para awak media juga diminta sebagai petugas lapangan yang melakukan kontrol sosial, bila menemukan kejanggalan untuk dapat melaporkan.

"Dan ini sangat bagus, kita support dan luar biasa ini. Wartawan juga harus memberikan masukan kepada kita, apa saja yang terjadi di lapangan, agar kita bisa tahu bagaimana tindaklanjutnya," ujarnya.

Pria ini juga mengatakan, bahwa kepengurusan tidak pernah selesai, lantaran setiap bulan dan tahunya usia muda memasuki dewasa akan terus bertumbuh dan bertambah. 

Tetapi untuk tahun 2018 ini, dirinya menyampaikan, seluruh masyarakat Indonesia yang memasuki usia dewasa akan mendapat KTP.

"Ini tidak akan pernah selesai, karena setiap bulan hingga tahunya, selalu bertambah usia muda untuk mengurus KTP. Tetapi untuk menuntaskannya ini sudah mencapai 99 persen lah, nah ini 31 Desember 2018 ini, harus selesai kepengurusan KTP," katanya.

Untuk yang sudah ada datanya, atau saat ini memakai surat keterangan (Suket) bila pada batas waktu yang ditentukan tidak mengurus atau merekam ulang, maka akan di nonaktifkan sementara.

"Setelah 31 Desember, bila masih ada yang belum melakukan pengurusan KTP atau merekam ulang, maka data KTP akan dinonaktifkan sampai dirinya mengurus kembali," katanya.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved