Moeldoko Ditabalkan Marga Hasibuan dengan Gelar Tongku Namora Sende
Senandung Maralok-alok mengantarkan setiap Raja Panusunan Bulung menyampaikan nasihat.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko resmi ditabalkan marga Hasibuan, saat berkunjung ke wilayah Sumatera Utara, Kamis (6/12/2018).
Mantan Panglima TNI ini, mendapat marga Hasibuan lewat persidangan adat yang digelar oleh Dewan Pimpinna Pusat (DPP) Parsadaan Hasibuan Dohot Anak Boru di kawasan Jalan Karya Dharma, Kelurahan Pangkalan Mahsyur, Kecamatan Medan Johor.
Acara adat Mandailing begitu kental. Senandung Maralok-alok mengantarkan setiap Raja Panusunan Bulung menyampaikan pesan-pesan nasihat.
Moeldoko yang memakai Ampu (penutup kepala khas laki-laki Mandailing) begitu tekun mendengar nasihat-nasihat dari para raja.
Dia ditempatkan di sebuah kursi megah. Didampingi para Raja Panusunan Buluh.
"Kami sudah sepakat mengangkat Moeldoko menjadi marga Hasibuan," kata salah seorang Raja Panusunan Bulung, Kamis (6/12/2018).
Rangkaian acara adat berlangsung cukup cepat. Moeldoko akhirnya disematkan Gelar Tongku Namora Sende Hasibuan. Arti dari gelar Tongku Namora Sende Hasibuan sendiri adalah raja pertama Hasibuan di Tapanuli Selatan.
Moeldoko langsung mendapat ulos dari para pengetua adat. Begitu mendapat ulos, Moeldoko melangsungkan Tortor suhut bersama para raja adat.
"Saya akan lapor kepada istri saya bahwa saya mendapat marga yang luar biasa. Hasibuan," kata Moeldoko saat makan siang bersama.
Moeldoko memang sangat mengapresiasi diberikan marga Hasibuan. Moeldoko juga ingin membesarkan bangsa lewat marga Hasibuan. Menurutnya, pendekatan budaya adalah pendekatan yang sangat efektif.
"Saya sudah buktikan itu. Saya jadi Pangdam di Siliwangi. Pertama kali yang saya kumpulkan, berdiskusi adalah budayawan. Disini saya mendapat anugerah. Peristiwa budaya yang sangat besar. Saya syukuri ini. Sebuah kehornatan bagi saya," kenang Moeldoko.
"Keluarga besar Hasibuan bersatu, punya visi yang sama menjaga NKRI. Untuk itulah kehadiran saya ingin menjadi perekat untuk semuanya. Dengan peristiwa budaya ini, mudah mudahan bangsa Indonesia menyadari betul, budaya adalah. Solusi bangsa kita," ungkap Moeldoko.
Ketum DPP Parsadaan Hasibuan Dohot Anak Boruna Chairul Mac Hasibuan mengatakan pemberian marga Hasibuan sudah melalui tahapan pertimbangan yang matang.
"Kami mempertimbangkan Jenderal TNI Moeldoko, layak. Karena mempunyai wawasan persatuan. Artinya kita punya misi, meningkatkan silaturahmi seluruh marga hasibuan," tutup Dohot.
(cr9/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/moeldoko-ditabalkan-marga-hasibuan.jpg)