Viral Medsos

Viral Polisi Gadungan Ganteng, Polisi Imbau Wanita dan Ibu-ibu Waspada, Hingga Setubuhi 39 Wanita

Seorang pria tampan yang disebut-sebut sebagai Polisi Gadungan mendadak viral di media sosial.

Viral Polisi Gadungan Ganteng, Polisi Imbau Wanita dan Ibu-ibu Waspada, Hingga Setubuhi 39 Wanita
Tribunlampung/Hanif Mustafa
Foto yang Digunakan Pria yang Bernama Musahir yang Mengaku sebagai Anggota Polisi Polda Lampung. 

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan tampang serta pakaian yang dikenakan.

Apalagi, ia mengaku-ngaku sebagai anggota polisi.

"Untuk masyarakat, kami imbau untuk tetap berhati-hati, jangan mudah percaya, terutama ibu-ibu. Apabila merasa ragu silakan melapor ke polda atau polres di bagian SDM atau SUMDA, nanti akan ketahuan apakah polisi benaran atau gadungan," tutupnya.

Sebelumnya, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Ruli Andi Yunianto mengaku sudah menerima info terkait pria mengaku polisi dan bertugas di Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung.

"Sementara sudah dengar informasi tersebut," ungkapnya.

Surat Izin Cuti Musahir, polisi gadungan
Surat Izin Cuti Musahir, polisi gadungan (tribunlampung/Hanif Mustafa)

Terkait KTA dan surat cuti yang sempat beredar, Ruli mengatakan, surat tersebut palsu.

"Tapi emang dari cara buatnya, palsu semua," timpalnya.

Sampai saat ini, kata Ruli, korban dari Lampung belum ada.

"Korban dari Lampung belum ada, informasi sementara itu viral di Padang. Kalaupun ada korban di Lampung, silakan melapor," tutupnya.

Ibu Guru Korban Polisi Gadungan

Terlanjur Cinta, Bu Guru Rela Serahkan Kartu ATM Berisi Tabungan Rp 85 Juta ke Polisi Gadungan
Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono bersama Kasat Reskrim, AKP Logos Bintoro menunjukkan tersangka JS yang mengaku sebagai anggota Intel Polres Pacitan hingga memperdayai tiga korban. |Kompas.com/Muhlis Alawi

Kasus penipuan yang dilakukan polisi gadungan pernah terjadi di Madiun.

Telanjur jatuh cinta, seorang ibu guru rela menyerahkan kartu ATM berisi tabungan Rp 85 juta ke polisi gadungan.

Sang guru bukannya mendapatkan cinta pria yang mengaku sebagai polisi itu, tetapi malah menderita kerugian materil.

Ceritanya, berawal dari pengakuan JS sebagai intel polisi dan berpura-pura mencari pasangan hidup.

Dari tiga perempuan yang diperdayainya, JS (27) meraup uang hingga ratusan juta rupiah.

"Modusnya tersangka mengaku sebagai anggota intel Polres Pacitan. Lalu, ia berpura-pura mencari jodoh untuk dijadikan pendamping hidupnya," ujar Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan, Senin (26/11/2018) siang.

Ruruh mengatakan, JS ditangkap setelah seorang guru SMA di Kabupaten Madiun berinisial DA melaporkan aksi penipuannya ke Polres Madiun.

Guru itu mengaku ditipu JS yang berjanji akan menikahinya.

Tak hanya ditipu, uang tabungan ibu guru sebesar Rp 85 juta habis dikuras tersangka JS.

Korban memberikan ATM tabungannya kepada tersangka lantaran merasa yakin akan segera dinikahi.

"Terakhir, korban menyerahkan laptop berharga Rp 6 juta kepada tersangka," tandas Ruruh. 

Aksi JS terungkap setelah korban curiga terus menerus memintanya uang dengan berbagai alasan.

Korban yang memiliki tetangga bekerja di Polres Pacitan lalu menanyakan status JS.

"Tetangga korban memberitahu kalau tidak ada nama tersangka yang bekerja sebagai intel Polres Pacitan," kata Ruruh.

Hasil pengembangan penyidikan, lanjut Ruruh, pria bujang itu sebelumnya sudah memperdayai dua perempuan lainnya.

Polosi Gadungan tiduri 39 wanita
Begini Modus Polisi Gadungan yang Telah Perkosa dan Peras 39 Korban Wanita
Polisi gadungan yang diringkus jajaran Polrestro Tangerang pada Jumat (9/2/2018). |Warta Kota/Andika Panduwinata
Sebelumnya juga, Wanita berinisial AM (27) menerima nasib yang sangat malang.
Ia digagahi dan diperas polisi gadungan berinisial JS (36).
Bahkan sudah puluhan wanita yang sudah ditiduri pelaku.
Kapolrestro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan menjelaskan polisi gadungan ini diamankan di Jalan Prabu Siliwangi, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
"Dia (JS) telah melakukan perbuatannya itu sebanyak 39 kali terhadap korban-korbannya," ujar Harry di Mapolrestro Tangerang.
Harry menjelaskan ikhwal peristiwa tersebut.
Kejadian berawal saat pelaku mencoba membuntuti AM yang baru saja keluar dari kamar hotel di Tangerang.
Wanita berusia 27 tahun ini bersama teman lelakinya yakni ND.
Mereka pulang menunggangi sepeda motor.
Tersangka pun memberhentikan laju korban.
Ia mengaku sebagai polisi.
"Dia menunjukan airsoft gun, borgol, dan kaos dalam warna cokelat berlogo Pamobvit. Pelaku mengancam korban dengan meminta sejumlah uang," ucapnya.
Polisi gadungan ini meminta uang Rp 5 juta kepada korban.
Namun sayangnya mereka tak mempunyai uang sebanyak itu.
"Lalu teman wanita ini diminta untuk mencari uang. Kemudian korban dibawa pelaku," kata Harry.
Tersangka menggiring wanita ini ke Hotel Merdeka.
Perempuan ini terancam, jika tidak menuruti kemauannya akan dibawa ke kantor polisi.
"Korban ketakutan dan diperkosa oleh tersangka," ungkapnya.
Teman pria korban pun memendam rasa curiga dan berinisiatif melaporkan kejadian ini ke Mapolrestro Tangerang.
"Kami segera melakukan pengejaran. Dan akhirnya berhasil menangkap tersangka di kontrakannya," imbuh Harry.
Menurutnya, pelaku sudah melancarkan aksi bejatnya ini sebanyak 22 kali di Tangerang dan 17 kali di Jakarta Barat.
"Dia sempat melarikan diri, makanya kami berikan tindakan tegas," tuturnya.
Kini polisi gadungan tersebut harus menikmati dinginnya tidur di balik jeruji besi.
Ia dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan serta Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.
"Ancaman hukumannya 12 tahun dan 9 tahun penjara," ucapnya. (*)
Artikel ini dikompilasi dari Tribunlampung.co.id yang berjudul: "Beredar Pesan Berantai WhatsApp Tentang Polisi Gadungan Berwajah Tampan, Ini Jawaban Polda Lampung" dan Wartakotalive.com dengan judul: "Polisi Gadungan Ini Klaim Sudah Memperkosa Puluhan Wanita"
 
Isak Tangis Keluarga Pecah Ketika Jenazah Efri Junaidi Simaremare Tiba di Rumah Duka
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved