Udar 5 Fakta Aksi 812 di Malaysia, Larangan Merokok hingga Tegakkan Islam Agama Resmi

Kami ingin menegakkan Islam sebagai agama resmi Malaysia, dan kehadiran kami di sini adalah peringatan bagi semua untuk tidak menentang itu.

Malaymail/Foto oleh Ahmad Zamzahuri
Para pengunjuk rasa anti-ICERD berbaris dari Sogo ke Dataran Merdeka di Kuala Lumpur 8 Desember 2018. (Malaymail/Foto oleh Ahmad Zamzahuri) 

Baca: Diminta untuk Sebutkan Namanya, Rafathar Malah Berikan Jawaban Begini

Baca: Hotman Paris Didatangi Remaja 15 Tahun sembari Menangis, Disetubuhi Kakak Pramukanya

Baca: Baim Wong dan Paula Verhoeven Ceritakan Hal Tak Terduga di Malam Pertama Mereka, Ada Kejadian Lucu

Berikut TribunWow rangkum fakta-fakta terkait aksi 812 di Malaysia tersebut dari Malaymail 

1. Tujuan Aksi 

Aksi yang digelar di jalan-jalan kota Kuala Lumpur tersebut merupakan sebuah aksi yang bertujuan untuk memprotes Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial atau  International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination (ICERD).

ICERD diklaim merupakan sebuah ancaman terhadap hak-hak Islam dan Melayu yang ada dalam konstitusi Federal.

Dalam demontrasi tersebut diketahui jika adanya kebebasan berkumpul walaupun dengan latar belakang pandangan atau visi-misi yang berbeda.

Pemerintah Malaysia sebelumnya telah menyatakan jika tidak akan meratifikasi gagasan PBB terkait ICERD.

Mendapatkan kabar tersebut, penyelanggara kemudian mengungkapkan jika aksi anti-ICERD yang digelar merupakan ungkapan rasa syukur dan dukungan kepada pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved