Di Kecamatan Terbaik, Warga Bentangkan Spanduk 'Selamat Datang di Kampung Limbah B3'

warga setempat mengatakan spanduk tersebut dipasang sebagai bentuk perlawanan atas ancaman kesehatan

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Warga membentangkan spanduk Kecamatan Parmaksian, Tobasa memasang spanduk "Selamat Datang di Kampung Limbah B3", Selasa (11/12/2015). 

Kemudian, dimulainya pembangunan landfil kedua dan ketiga ini pada dasarnya sesuai aturan Dinas lingkungan hidup Tobasa, masyarakat diberi ijin memprotres pembangunan selama 90 hari (3 bulan) sejak diberikan ijin untuk membangun pada Januari 2016 lalu. Sementara pembangunan berlangsung pada Juli 2016.

"Itu kenapa bisa demikian, kan ada indikasi permainan,"keluhnya.

Selain itu, ditambahkannya sosialisasi pembangunan landfil malah bukan ke orang yang berdekatan atau berdampak langsung di desa Pangombusan Pembangunan, Kecamatan Parmaksian. Sosialisasi justru dilakukan kepada Warga Desa Tangga Batu I.

"Karena Dinlup selalu menjawab kami dan me gaku berpegangan pada prosedur MenLHK 2018. Padahal Bapedal 1999 belum ada diperbaharui hingga saat ini. Bahwa jarak penyusunan amdal itu harus 500 meter dari pemukiman umum dan sumber air,"tambahnya lagi.

Amatan Tribun, abu berwarna hitam beterbangan ke pemukiman warga. Karenanya, Rudy berharap ada tim ahli yang memeriksa jat yang dianggap berbahaya itu. Abu tersebut berbau dan terasa pedih kla tercium.

Menyikapi hal ini, Agusta Humas PT TPL membantah dan mengatakan tidak ada spanduk di sekitar wilayah pabrik PT Toba Pulp Lestari, Tbk.

Terkait keberadaan limbah B3, dia menyebut dalam menjalankan kegiatan operasional nya PT TPL mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku. Meski, seperti didapati di sekitar pabrik, bahwa penampungaan atau landfil limbah berwarna hitam itu dekat ke pemukiman dan sebagian hanya dibatasi tembok.

"Dalam menjalankan kegiatan operasional nya PT TPL mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku,"tuturnya.

Dia mengutarakan, PT TPL terbuka untuk berdialog dengan masyarakat dan mengimbau kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi ke nomor pengaduan perusahaan di 08126210461 atau alamat surat elektronik ke pengaduan@tobapulp.com. Meski kata Rudy, medeka telah mengutarakan itu pada Agustus 2018 lalu ke manajemen PT TPL yang ditujukan kepada Tagir Manik. dan Dinas Lingkungan Hidup Tobasa.

(jun/tribunmedan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved