364 Bal Monza Lolos, Polres Langkat akan Patroli Laut dan Darat

Mereka dikenakan pidana kepabeanan, yaitu memasukkan barang impor pakaian bekas secara ilegal

TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kapolres tunjukkan bal monza di Lapangan Futsal Mapolres Langkat, Jumat (14/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Sebanyak 364 dari total 650 bal monza ilegal asal Malaysia lolos dari tangkapan Polres Langkat.

Petugas hanya mengamankan 286 dan delapan orang yang terlibat dalam tindak pidana kepabeanan.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim AKP Juriadi mengatakan kedelapan orang ditangkap di alur Sungai Tangkahan Simatupang Dusun I Halaban Blok Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Langkat. Katanya delapan tersangka di antaranya nakhoda kapal dan kurir.

Kapolres mengakui ratusan bal sudah lolos dari sergapan petugas. Pasalnya, petugas baru datang usai ratusan bal monza diangkut kurir lainnya yang dipasok dari negara Malaysia.

"Rencana akan dijual ke Langkat dan sekitarnya. Kami akan lakukan dua konsep, Satpol Air akan patroli laut, untuk darat akan dilakukan jajaran polsek-polsek yang memiliki jalur pantai atau laut. Ada yang sudah lewat, dari 600 lebih (650) ini kita dapat 286, karena saat kita datang sudah ada yang mengambil," kata Kapolres di Lapangan Futsal Mapolres Langkat, Jumat (14/12/2018).

Mantan Kapolres Siantar ini memaparkan delapan orang tersangka yakni, Zaharuddin Manurung (61) berperan nakhoda kapal. Lalu Harun Al Rasyid (36) mekanik kapal, Dani Damanik (25) ABK, M Tohir (36) ABK, Samsul (43) ABK, Dedek Margolang (25) ABK, Muslim Siregar (36) ABK, dan Surianto (40) Supir Truk BL 8112 JG.

"Mereka dikenakan pidana kepabeanan, yaitu memasukkan barang impor pakaian bekas secara ilegal. Mereka diancam pidana minimal 1 tahun maksimal 10 tahun dan pidana denda minimal 50 juta, atau denda maksimal 5 miliar. Ini diatur sesuai Pasal 102 huruf b Subs Pasal 104 huruf a dari UU No 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU no 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo Permendag RI no 51/M-DAG/7/PER/2015 tentang larangan impor pakaian bekas," jelas Kapolres.

Saat ditanyai berapa harga keseluruhan monza, Kapolres sempat berhenti memaparkan. Pria bertubuh gempal ini mengatakan masih menghitung. Adapun dugaan penyelundupan karena jalur tikus penyelendupan daeeah lain tutup

"Saat ini total harganya masih kami lakukan penghitungan, pemiliknya kami dalami juga orang Tanjungbalai. Pengakuan mereka baru sekali. Mungkin karena Tanjungbalai tutup, Sergai tutup makanya lari kemari," ujarnya.

Diketahui, petugas mengamankan satu Kapal Motor Sepakat GT 31:2805 PPB bermuatan ratusan bal monza dan lima truk pengangkut bal monza sejak Kamis (13/12/2018). Monza diamankan polisi ketika hendak dipasok melalui pelabuhan 'tikus' Dusun Halaban, Blok Tangkahan Simatupang, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Kasat Reskrim menyatakan, saat ini semua barang bukti sudah diamankan ke Lapangan Futsal Polres Langkat. Delapan orang yang membawa bal monza juga ditahan untuk diperiksa.

"Kapal pengangkut monza diamankan di Mako Satpol Airud Polres Langkat di Pangkalan, 8 orang yang diduga pelaku penyelundupan sedang diperiksa oleh penyidik, untuk mencari tahu siapa pemilik ratusan bal monza," katanya.

Informasi dihimpun tribun-medan.com, dari hasil pemeriksaan para kurir, mereka semua dari Tanjung Balai, Kabupaten Asahan. Status kewargaan mereka bukan warga Langkat. Petugas akan menyelidiki siapa tauke monza ini.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved