BBH UISU : Masalah Kotak Suara Agar Tidak Dipolitisasi

Sejumlah kalangan menilai penggunaan kotak suara karton atau kardus pada pemilu 2019, tidak tahan lama dan rawan kecurangan

BBH UISU : Masalah Kotak Suara Agar Tidak Dipolitisasi
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Seorang pekerja hendak menurunkan logistik kotak suara berbahan karton/kardus dari dalam truk menuju gudang yang disewa KPUD Dairi, di Jalan Palapa, Sidikalang beberapa waktu lalu. 

Permasalahan beralihnya kotan suara berbahan aluminium ke kardus menurut Muryanto adalah masalah efisiensi.

"Dalam tahap pengamanannya,aluminium memang oke, namun sekali lagi, ini masalah efisiensi," katanya.

Muryanto berharap KPU dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang kotak suara berbahan karton tersebut agar tidak menjadi kesimpangsiuran.

"Harus sosialisasi dan turun ke bawah berikan alasannya," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman kotak suara tersebut berbahan dasar karton kedap air.

Arief mengaku heran, jika kotak suara berbahan karton anti air itu dipermasalahkan saat ini. Pasalnya, kotak suara yang sama telah digunakan pada pemilu sebelumnya.

Menurut Arief, pihaknya sudah mengkaji dengan berbagai pertimbangan, masukan, serta evaluasi atas penggunaan sebelumnya. Penggunaan karton kedap air juga memenuhi persyaratan peraturan.

Arif memastikan bahwa kotak suara tersebut aman untuk menjaga kerahasiaan suara pemilih karena cukup kuat, meskipun berbahan dasar karton. Arief mengaku semuanya dilakukan untum efisiensi di dalam anggaran.

"Menghemat biaya penyimpanan, menghemat biaya produksi, distribusi, banyak penghematanya," pungkas Arief.

Beri Masukan Pada Penyelenggara Pemilu

Halaman
123
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved