Jelang Natal dan Tahun Baru Kapolrestabes Medan Minta Anggota Kepolisian Waspadai Aksi Terorisme

Kepolisian harus beri jaminan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak resah dalam menghadapi potensi kerawanan

Jelang Natal dan Tahun Baru Kapolrestabes Medan Minta Anggota Kepolisian Waspadai Aksi Terorisme
TRIBUN MEDAN/Humas Polrestabes Medan
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto saat laksanakan apel pagi di Mako Polrestabes Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jelang perayaan Natal dan pergantian akhir tahun, sejumlah titik di Kota Medan menjadi prioritas pengamanan kepolisian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan dalam menghadapi natal dan tahun baru. Prioritas pertama adalah waspada terhadap aksi serangan terorisme, baik kepada anggota polisi yang di pos dan di Mako, serta kegiatan keagamaan yaitu di gereja maupun kegiatan masyarakat lainya. Seperti, tempat wisata, perbelanjaan, terminal dan Mall

"Kita menghimbau kepada personel, agar tidak perlu khawatir dan takut tapi tetap waspada," kata Kombes Pol Dadang Hartanto, kepada personel Polrestbes Medan, Senin (17/12/2018).

"Kepolisian harus beri jaminan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak resah dalam menghadapi potensi kerawanan," sambungnya.

Lanjut, Dadang menjelaskan masalah 3C terus diwaspadai pada jam rawan dan ini menjadi perhatian bersama. Personel Bhabinkamtibmas akan data dan memantau kendaraan tidak memilki surat, yang diperkirakan tempat pembuangan kendaraan bermotor yang jarang disentuh/wilayah pinggiran.

Kapolrestabes Medan Serahkan Paket Natal untuk Personel, Minta Anggota Waspada terhadap Aksi Teror

Kapolrestabes Medan Salat Subuh Berjamaah: Dukungan Masyarakat Sangat Penting bagi Polisi

Kapolres Asahan Berikan Piagam Penghargaan untuk Satuan Reskrim dan Narkoba yang Mampu Ukir Prestasi

"Kalau ada kendaraan baru yang masuk tetap terdeteksi dengan baik. Kalau kita mampu datakan maka transaksi kendaraan ilegal dan penadahnya tidak terjadi," ujarnya.

Kakek Balita yang Tertidur 22 Hari Sebut Cucunya Sudah Didatangi oleh 20 Orang Pintar

Balita Asal Deliserdang Ini Tertidur Selama 22 Hari, Hasil Pemeriksaan Dokter Dinyatakan Sehat

Tang tidak kalah penting, lanjut Dadang, perlu di waspadai potensi kerawanan menjelang pemilu, isu SARA dan Hoax dan selalu mengecek situasi yang berkembangan di media sosial. Patroli dialogis turun lakukan komunikasi kepada masyarakat yang ada disekitar.

Messi Ceploskan Tiga Gol dan Dua Assist,  Barcelona Pesta Gol di Stadion Ciutat de Valencia

Cristiano Ronaldo jadi Pahlawan Derbi Turin, Ceploskan Gol Semata Wayang ke Gawang Salvador Ichazo

Pria Ini Sukses Biayai Kebutuhan dan Gaya Hidupnya dengan Mengemis pada Pengikutnya di Media Sosial

"Pemilu merupakan kredibilitas kita sebagai institusi polri untuk menjamin terselenggaranya secara aman dan damai. Untuk itu harus all out dan kerahkan sepenuhnya kekuatan kita untuk menjaga agar keamanan ini terjamin," pungkas Dadang.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved