Ketua KPU Binjai: Kotak Suara Bahan Karton Hasil RDP Dihadiri Perwakilan Parpol

Jelang Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang, permasalahan kotak suara dan bilik suara

Ketua KPU Binjai: Kotak Suara Bahan Karton Hasil RDP Dihadiri Perwakilan Parpol
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Seorang pekerja hendak menurunkan logistik kotak suara berbahan karton/kardus dari dalam truk menuju gudang yang disewa KPUD Dairi, di Jalan Palapa, Sidikalang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Jelang Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang, permasalahan kotak suara dan bilik suara berbahan kardus menjadi perbincangan hangat. 

Sejumlah pihak beranggapan bahan kardus akan menumbulkan permasalahan, terutama jika terpapar unsur air mau pun api.

Menyikapi hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai menegaskan bahwa dalam menentukan bahan kotak suara dan bilik suara Pemilu 2019 berbahan karton serta transparan pada satu sisi telah melalui proses persetujuan pemerintah dan DPR, lewat forum Rapat Dengar Pendapat (RDP). 

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Binjai, Zulfan Efendi, Senin (17/12/2018)

"Bahan kotak suara itu merupakan persetujuan yang disepakati bersama dalam RDP. Dalam rapat itu dihadiri perwakilan semua parpol peserta Pemilu 2019

Termasuk parpol pendukung Pasangan Capres-Cawapres," jelas Ketua KPU Binjai Zulfan Efendi.

Dijelaskan Zulfan, sambil kilas balik ke Pemilu sebelumnya, penggunaan kotak suara transparan pernah digunakan pada Pemilu 2014 lalu. 

Di mana kotak suara aluminium diproduksi massif pada Pemilu 2004. Seiring berjalan waktu, kotak suara itu jumlahnya makin berkurang.

"Tahun 2014 pernah digunakan kotak suara transparan. Kalau kita balik ke belakang, kekurangan pada Pemilu 2009 ditutupi dengan kotak aluminium lagi. Lalu kekurangan pada pemilu 2014, sebanyak 40-50% dipakai dengan kotak kardus," sebutnya.

"Pada Pilkada serentak 2015, 2017, dan 2018, kekurangan itu juga ditutupi dengan kotak berbahan kardus. Jadi kotak suara bahan kardus ini sudah lama pernah dipakai. Tapi baru untuk menutupi kekurangan," ungkapnya.

Kata Zulfan, Pemilu 2019 ada mandat dari UU 7/2017 untuk menggunakan kotak suara transparan. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, KPU RI memutuskan utk menggunakan bahan karton duplex, yang sifatnya kedap air.

"Kotak karton duplex yang akan dipakai pada Pemilu 2019 nantinya dayanya sanggup menahan beban seberat 80 Kilogram. Ini dibuktikan kemarin di saat KPU Binjai menggelar sosialisasi tahapan logistik pemilu 2019 di Binjai," katanya.

Komisioner KPU Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Robby Effendi menyatakan, kotak suara itu sempat dicoba oleh masing-masing komisioner yang punya berat badan berkisar 80 kilogram. Di kesempatan awal komisoner KPU Binjai Abdullah Arkam dan Arifin Saleh yang menjajal kekuatan kotak suara tersebut.

"Kotak itu kuat dan tahan. Kami yang rata-rata berat 80 Kg-an bisa duduk di atas kotak suara tanpa rusak. Kotak suara karton juga jauh lebih menghemat anggaran negara," pungkas Robby di ruangannya. 

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved