Anak Korban Longsor Tobasa Jecky Marpaung Rayakan Natal Hanya Kenakan Sandal Jepit

Jekky Marpaung mengenakan celana training, jaket dan sandal jepit, sementara teman-teman disebelahnya tampak mengenakan pakaian yang bagus.

Anak Korban Longsor Tobasa Jecky Marpaung Rayakan Natal Hanya Kenakan Sandal Jepit
Facebook/Adlina Hotma Butar
Kolase foto Jekky Marpaung saat merayakan natal dengan sandal jepit dan Rosdiana Nainggolan 

TRIBUN-MEDAN.com-Bencana longsor terjadi di Desa Halado Kecamatan Pintupohan, Tobasa pada Rabu (12/12/2018) tengah malam.

Akibat bencana longsor ini, sembilan orang sudah ditemukan meninggal dunia. Mereka adalah Rosdiana Nainggolan (35), Nia Marpaung (14), Jones Tambunan (49) dan Nurcahaya Marpaung (47).

Kemudian, Sumadi Tambunan (20), Amri Tambunan (15), Sarli Tambunan (19) dan Mantu Tambunan (76) dan Kasmer Marpaung (45).

Satu orang lainnya, Sutan Japri Marpaung masih dalam pencarian.

Pencarian korban langsung dilaksanakan BPBD saat mengetahui adanya longsor terjadi dengan alat berat. 

Bahkan saat pencarian korban menggunakan alat berat, terjadi longsor susulan.

Marlon Lumban Tobing, korban selamat dari bencana longsor susulan tersebut menceritakan bagaimana dirinya bisa selamat dari bencana tersebut.

Kepada Tribun, dia mengaku sempat tertimbun material tanah longsor, dan berusaha menyelamatkan diri.

"Setelah terjadi longsor pertama saya ikut membantu. Enggak dapat lagi, naik aku ke atas. Ada kawan yang memanggil kawan dari seberang," ujarnya kepada Tribun, Jumat (14/12/2018).

Ini sudah jumpa lagi katanya, aku pun lari menuju korban. Ketika itu juga, langsung terjadi longsor susulan kedua. Dibawalah aku ke bawah. Saya tertimbun lumpur dan terseret sampai ke jurang sana," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved