Kementerian Dalam Negeri Minta e-KTP Rusak Dimusnahkan Paling Lama Sepekan dengan Cara Dibakar

Dalam proses pemusnahannya agar mengundang kawan-kawan media massa/pers dan instansi terkait lainnya didaerah untuk menyaksikan secara langsung

Kementerian Dalam Negeri Minta e-KTP Rusak Dimusnahkan Paling Lama Sepekan dengan Cara Dibakar
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kepala Dinas Disdukcapil Sumut M Ismael Parenus Sinaga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Kementeri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melalui Kapuspen Kemendagri Bahtiar menegaskan bahwa Mendagri menginstruksikan dengan tegas agar satu minggu ke depan pemusnahan KTP-el rusak atau invalid sudah dilaksanakan oleh seluruh daerah.

Lebih lanjut Bahtiar juga mengungkapkan mekanisme pemusnahan KTP-el rusak atau invalid berpedoman pada Surat Edaran Mendagri Nomor: 470.13/11176/SJ Tentang Penatausahaan KTP-el Rusak atau Invalid, 'pastikan dilakukan pencatatan dan segera pemusnahannya dengan cara dibakar serta dibuatkan berita acara pemusnahannya'.

“Dalam proses pemusnahannya agar mengundang kawan-kawan media massa/pers dan instansi terkait lainnya didaerah untuk menyaksikan secara langsung," katanya, kepada Tribun Medan, melalui aplikasi WhatsApp, Selasa (18/12/2018).

Langkah cepat yang dilakukan Kemendagri sebagai bagian dari bentuk komitmen kuat dari untuk menjaga, mencegah dan menjamin tidak terjadinya penyalahgunaan KTP-el rusak atau invalid. Perbuatan atau tindakan ini bertentangan dengan hukum, lantaran memalsuhkan data identitas seseorang termasuk terkait dengan Kepemiluan.

“Dan kami tegaskan siapapun yang coba-coba berbuat curang dalam pelaksanaan Pemilu pasti akan ditindak oleh Bawaslu dan jajarannya yang dibantu aparat penegak hukum," katanya.Bahtiar.

Disdukcapil Sumut akan Musnahkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Rusak untuk Cegah Tindak Kejahatan

Masih Ingat Alvaro? Tonton Video saat Ia Persembahkan Lagu Pujian pada Acara Natal

Wanita Tewas Mengenaskan di Kamar Hotel di Setia Budi, Leher Penuh Tusukan dan Usus Terburai

Lebih lanjut kata Bahtiar, Menteri Dalam Negeri, telah instruksikan Dirjen Dukcapil dan jajaran Provinsi dan Kabupaten/Kota agar secara sungguh-sungguh memperhatikan, mematuhi dan melaksanakan Standar Operasional Prodesedur (SOP) pemusnahan KTP-el rusak atau invalid tersebut.

Walau hanya satu atau dua blanko rusak atau invalid segera dimusnahkan dengan cara dibakar yang disertai dengan berita acara.

Humas RSUP Adam Malik Sebut Berdasarkan Diagnosa Balita Gilang Derita Radang Selaput Otak

PT Bank Tabungan Negara Jalin Kerja Sama dengan RSU Royal Prima dan Universitas Prima Indonesia

 Rachmad Hidayat Bingung Bertahan Atau Pergi dari PSMS, Nyatakan Cintanya di Akun Instagram 

“Kemendagri bersama Kepala Daerah tidak ragu - ragu akan memberikan tindakan tegas termasuk opsi sanksi mencopot pejabat Dukcapil dan memproses secara hukum hingga tuntas siapapun aparat Dukcapil Pusat sampai daerah serta aparat lainnya, apabila terbukti melanggar SOP tersebut," kata dia.

PT Bank Tabungan Negara Jalin Kerja Sama dengan RSU Royal Prima dan Universitas Prima Indonesia

Gol Spektakuler Pemain Liga 3 Muhammad Arip Disebut Layak Masuk Nominasi Puskas Award

Semangat itu untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 15 Kabupaten/Kota sudah melakukan pemasangan terhadap KTP Elektronik yang rusak atau invalid.

Prihal tersurat dibenarkan oleh Kepala Disdukcapil Sumut, Ismael Sinaga, pada sambungan telepon genggam. Jumlah tersebut akan terus bertambah dengan seiring waktu pelaksanaan.

Pertarungan Antar Penyandang  UEFA Badge of Honour Tersaji di Babak 16 Besar Liga Champions

Mengaku dari Masa Depan Noah Sebut Tahun 2019 Orang Lumpuh Bisa Berjalan dan Trump Kembali Terpilih

"Sejauh ini sudah ada 15 Kabupaten/Kota yang melaksanakan tugas pemusnahan," kata dia.

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved