Total Warga Hilang Korban Banjir Bandang Dua Desa di Kecamatan Silima Pungga-pungga jadi Tujuh Orang

Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting menyebutkan dua orang lainnya yang ikut dinyatakan hilang merupakan warga Desa Bongkasar

Total Warga Hilang Korban Banjir Bandang Dua Desa di Kecamatan Silima Pungga-pungga jadi Tujuh Orang
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Herlin boru Siagian dipeluk kerabatnya sembari menangis pada Rabu (19/12/2018) tepat di depan rumah Barun Sitorus (35) yang kini masih dalam pencarian pasca-banjir bandang menerjang Desa Longkatan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Total warga yang hilang akibat banjir bandang yang menerjang Desa Longkotan dan Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga menjadi tujuh orang.

Sebelumnya pada Selasa (18/12/2018) malam BPBD Dairi menyatakan data warga yang hilang mencapai lima orang di dua desa tersebut.

Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting menyebutkan dua orang lainnya yang ikut dinyatakan hilang merupakan warga Desa Bongkasar, Kecamatan Silima Pungga-pungga.

"Warga yang hilang saat ini sebanyak tujuh orang. Satu di antaranya warga Desa Longkotan," kata Bahagia yang ditemui di Desa Bongkaras pada Rabu (19/12/2018).

Adapun warga Desa Bongkasar yang hilang akibat banjir bandang yang menerjang sekitar sungai Bongkasar yaitu Kino Tumanggor, Elfrida br Sinaga, Nadia Kasogibinn, Lina br Padang, Azarudin Boangmanalu dan Walbil Simarmata.

Ini Identitas Lima Korban Hilang Pascabanjir Bandang di Desa Longkotan dan Desa Bongkaras Dairi

Video Detik-detik Banjir Bandang Terjang Desa Langkotan, Barun Sitorus Belum Ditemukan

Kisah Sopir Truk Diterjang Longsor di Parapat, Cuaca Cerah hingga Ada Suara Gemuruh. .

Anak Korban Longsor Tobasa Jecky Marpaung Rayakan Natal Hanya Kenakan Sandal Jepit

Habib Bahar bin Smith Mendekam di Polda Jabar, Pernah Ucapkan Pilih Membusuk di Penjara

Sedangkan warga Desa Longkotan yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian yaitu Barun Sitorus.

Seperti diketahui pada Selasa (18/12/2018) sore hujan deras melanda kawasan Kecamatan Silima Pungga-pungga. Hujan itu mengakibatkan debit air meningkat di sungai Bondar Begu, Desa Longkatan dan sungai Bongkasar, Desa Bongkasar.

Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting
Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting (TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA)

 

Manusia Pertama yang Berhasil Mendapat Penghargaan Lima Sepatu Emas Eropa Pertama Bernama Messi

Polisi Tangkap Pria Pengangguran yang Bobol Rumah Warga dan Curi Sepeda Motor

Lima Sopir Angkutan Umum yang Melintas di Kawasan Lubukpakam Terindikasi Pengguna Narkoba

Hingga akhirnya air sungai bercampur lumpur dan kayu melintasi bantaran kedua sungai tersebut yang diduga akhirnya menyeret sejumlah warga.

Sudah Anggap Anak Sendiri Pria Ini Tinggal Bersama Buaya Selama 20 Tahun, Ini Penampakannya

Dua Pelaku Perampasan Mobil Ditangkap Pegasus Patumbak Usai Minum Miras di Amplas

Jembatan Alternatif sungai Gido Sebua Nisel Ambruk, Kapolres Minta Warga Gunakan Jalur Alternatif

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved