Kristina Puji Bariun Korban Bandang Dairi Ganteng dan Romantis: Cuma Lima Bulan Kita Bersama Bang

Gantengnya ini. Baik kali kau bang, Dimanjain kali aku. Nggak ada lagi yang ngajarin aku. Cuman lima bulan kami sama.

Kristina Puji Bariun Korban Bandang Dairi Ganteng dan Romantis: Cuma Lima Bulan Kita Bersama Bang
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Istri Bariun, Kristina br Tambunan terus meratapi dan mengelus peti jenazah yang berisi jasad suaminya di rumah orang tua Bariun, di Dusun 6 Sopokomil, Desa Longkotan, Dairi pada Kamis (20/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Kristina br Tambunan terus menangis dan meratapi peti jenazah yang di dalamnya terdapat Bariun Sitorus yang kini disemayamkan di rumah orang tua Bariun di Dusun 6 Sokopomil, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga pada Kamis (20/12/2018).

Bariun merupakan satu dari tujuh korban akibat bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Selasa (18/12/2018) sore.

Air mata Kristina terus mengalir begitu melihat sanak keluarga maupun tetangga terus berdatangan untuk melayat. Ia terus bercerita, mengenang kebersamaan mereka yang belum genap setahun menjalani bahtera rumah tangga, sehingga membuat suasana menjadi haru.

"Gantengnya ini. Baik kali kau bang, Dimanjain kali aku. Nggak ada lagi yang ngajarin aku. Cuman lima bulan kami sama. Pisahnya kita bang, tapi jangan secepat ini," ucap Kristina sembari menangis.

Tangisnya pun semakin pecah, setelah ruang tamu milik orang tua Bariun telah dipadati pelayat.

"Bang, banyak kali yang datang nengok kau bang. Rame rumah mamak jadinya gara-gara kau. Rame kali yang nangisi kau," tangisnya sembari mengelus peti jenazah suaminya.

Jenazah Korban Banjir Bandang Dairi Bariun Sitorus Ditemukan di Sungai Soraya Subulussalam Aceh

Tujuh Orang Hilang Akibat Banjir Bandang di Dairi, Proses Pencarian Terus Dilakukan

Puluhan Hektar Sawah dan Infrastruktur Rusak Berat di Dairi Akibat Banjir Bandang

Ia pun mengenang tentang jasad Bariun Sitorus yang berhasil ditemukan warga di Sungai Soraya, Subulussalam, Aceh pada Rabu (19/12/2018).

"Kemana baju mu. Sampe ke aceh sana kau berenang. Nggak kau tengok lagi aku. Kenapa lah kita nggak keluar dari pintu belakang kemarin," sebutnya.

Ketua Golkar Sumut Sebut Tidak Ada Ampun bagi Kader yang Terjerat Kasus Korupsi dan Narkoba

Suami Kurung Istri di Ruang Bawah Selama Dua Tahun dan Menjualnya Sebagai Budak S3ks

Hotman Paris Unggah Mobil Lamborghininya Diderek, Penyebabnya Jalan Tol Mangkrak dan Berlubang

Sementara Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting menyebutkan proses identifikasi terhadap jasad Bariun Sitorus dilakukan setelah aparat kepolisian di Subulussalam mengirimkan foto penemuan jenazah di Sungai Soraya.

BPBD Dairi kemudian memperlihatkan penemuan foto jenazah kepada sejumlah keluarga yang anggota keluarganya hilang pascabanjir bandang.

Ditaksir Tiga Klub Liga 1, Racmad Hidayat Bingung Pilih yang Mana: Sudah Deal Tapi Belum Tandatangan

PS Keluarga USU U-15 Jawarai Piala Askot PSSI Medan, Kalahkan PS Patriot Disporasu Lewat Adu Pinalti

Salah satu kerabat Bariun Sitorus mengenali jasad tersebut dan kemudian bersama petugas BPBD Dairi berangkat menuju rumah sakit di Subulussalam, Aceh untuk melihat secara langsung kondisi jenazah.

Pria Ini Pura-pura Mati untuk Hindari Hutang Sebesar Rp 274 Juta yang Dihabiskan untuk Foya-foya

"Setelah dilihat langsung, benar itu jasad Bariun. Maka selanjutnya dibawa ke kampung halaman dan tiba di rumah duka pagi tadi jam 5 subuh," ungkap Bahagia, Kamis (20/12/2018) di Posko Bencana yang berada di Desa Bongkaras, Dairi.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved