News Video

Tortor Kontroversial, Laki-laki Malah Berperan Sebagai Perempuan hingga Lilitkan Ulos di Dada

Peran yang seharusnya dilakukan Boru (perempuan) malah diperankan oleh para laki-laki yang berpakaian seolah-olah perempuan

Tortor Kontroversial, Laki-laki Malah Berperan Sebagai Perempuan hingga Lilitkan Ulos di Dada
Facebook Ando TambunanLumbanpea
Tortor kontroversial di media sosial 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tarian tradisional Batak, Tortor, yang ditampilkan usai ibadah Natal menuai kontroversi.

Video ini viral setelah diunggah akun facebook Ando TambunanLumbanpea.

Hingga Kamis (20/12/2018) pukul 11.22 WIB video sudah dibagikan 1.377 kali dan menuai ratusan komentar.

Kontroversi video ini disebabkan karena Tortor dipertunjukkan tidak dengan semestinya.

Peran yang seharusnya dilakukan Boru (perempuan) malah diperankan oleh para laki-laki yang berpakaian seolah-olah perempuan.

Para pria tersebut melilitkan Ulos di bagaian dada dan menggunakan sortali yang merupakan atribut perempuan.

"Inilah keunikan orang batak merayakan NATAL...
Setelah acara ibadah selesai,maka dilanjutkan dengan acara hiburan TARI-TARIAN ala tortor berpasangan tapi pemerannya bapak2 semua.
Hahahhahahahahahahahahahhahahahahaha (sappe mapeut suttilhu mekkel)," tulis akun Ando TambunanLumbanpea

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Inneke Koesherawati Akui Sering Pakai Bilik Asmara Buatan Suami di Lapas, Risih Ditanyai Hakim

Warga Malaysia dan Oknum Polisi Ditangkap Polres Tanjung Balai saat Bawa 15 Bungkus Teh Diduga Sabu

Dua Pelajar Bawa 15 Kilogram Ganja dari Aceh Tujuan Pekanbaru, Mengaku Diimingi Uang Jutaan Rupiah 

Walau ada beberapa pihak yang mengkritik hal tersebut, namun ada juga yang terhibur dengan video itu.

Mereka tak mempertimbangkan makna Tortor sebagai bentuk dari Adat.

Dari video di atas tampak banyak orang bergembira dengan penampilan ini, dan tamu-tamu yang hadir pun memberikan saweran.

Hore! Gaji Perangkat dan Kepala Desa di Pemkab Deli Serdang Naik hingga Ratusan Ribu di Tahun 2019

Mahasiswa Papua Berkomitmen Selalu Setia dan Cinta pada NKRI, Respon KKB

Tribun Medan lantas mencoba menghubungi akun pengunggah video tersebut, namun hingga berita ini diturunkan belum ada balasan dari pemilik akun.

Belum diketahui di mana dan kapan peristiwa ini terjadi.

Apa itu Tortor?

Dilansir dari wikipedia, Tortor adalah tarian seremonial yang disajikan dengan musik gondang.

Secara fisik tortor merupakan tarian, namun makna yang lebih dari gerakan-gerakannya menunjukkan tortor adalah sebuah media komunikasi, di mana melalui gerakan yang disajikan terjadi interaksi antara partisipan upacara.

Pemberian Remisi pada Narapidana Lapas Tanjunggusta Medan Dihibur Tarian Tortor, Kamis (17/8/2017).
Pemberian Remisi pada Narapidana Lapas Tanjunggusta Medan Dihibur Tarian Tortor, Kamis (17/8/2017). (Tribun Medan/Mustaqim)

Tari Melayu dan Tortor Sambut Api Obor Asian Para Games

Gold Dance Competition 2018 Bertema Tortor Batak, Tim Dance SMA Wahidin Optimistis Tembus Lima Besar

Tortor Simalungun Sambut Obor Asian Games 2018 di Pantai Bebas Parapat, Lihat Videonya. .

Setiap penari tortor harus memakai ulos dan mempergunakan alat musik/gondang (Uninguningan).

Ada banyak pantangan yang tidak diperbolehkan saat manortor, seperti tangan si penari tidak boleh melewati batas setinggi bahu ke atas, bila itu dilakukan berarti si penari sudah siap menantang siapa pun dalam bidang ilmu perdukunan, atau adu pencak silat (moncak), atau adu tenaga batin dan lain-lain.

Sejumlah penari dari komunitas sanggar seni Pemkab di Humbahas membawakan tarian tortor pangurason dalam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-46 di Tapian Daya Medan,Sumatera Utara, Sabtu (17/3/2017). Tortor pangurason atau tortor pembersih yang dibawakan pelajar asal Humbang Hasundutan ini merupakan tarian awal pada acara pembukan PRSU.
Sejumlah penari dari komunitas sanggar seni Pemkab di Humbahas membawakan tarian tortor pangurason dalam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-46 di Tapian Daya Medan,Sumatera Utara, Sabtu (17/3/2017). Tortor pangurason atau tortor pembersih yang dibawakan pelajar asal Humbang Hasundutan ini merupakan tarian awal pada acara pembukan PRSU. (tribun medan/IST)

Tari tortor digunakan sebagai sarana penyampaian batin baik kepada roh-roh leluhur dan maupun kepada orang yang dihormati (tamu-tamu) dan disampaikan dalam bentuk tarian menunjukkan rasa hormat.

Tarian tradisional ini masih terus dilaksanakan oleh orang bersuku Batak dalam berbagai acara, di antaranya acara pernikahan, syukur atas hasil panen, acara duka dan lainnya.

(hen/tribun-medan.com)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved