Kapolres Tanjungbalai Pantau Empat Pos Pam di Wilayahnya

Jelang perayaan natal dan tahun baru 2019 pihak kepolisian di masing-masing daerah membuat pos pam

Kapolres Tanjungbalai Pantau Empat Pos Pam di Wilayahnya
Dok Polres Tanjungbalai
Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai menunjuk peta di mana di pos pam dua banyak gereja yang menandakan akan banyak masyarakat yang melakukan ibadah dan pengamanan harus ekstra ketat, Minggu (23/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jelang perayaan natal dan tahun baru 2019 pihak kepolisian di masing-masing daerah membuat pos pam untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat perayaan hari besar umat Nasrani berlangsung.

Masing-masing pimpinan baik di Polsek, Polres dan Polrestabes selalu melakukan pengecekan pos pam yang mereka buat.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai mengaku pihaknya selalu berkeliling untuk melakukan pengecekan pos pam yang ada wilayah hukumnya.

"Ada empat pos pam di Tanjungbalai ini, dan setiap hari saya berkeliling untuk mengecek keempat pos pam ini hingga malam hari,"katanya, Minggu (23/12/2018).

Pos pam pertama ada di terminal batu tujuh, pos pam kedua ada di Titi tebayang yang berada di Jalan Sudirman. Pos pam ketiga di stasiun kereta api Jalan Suprapto, dan pos pam keempat di depan masjid Jamik jalan Pasir Raya.

"Untuk setiap pos pam di jaga oleh enam orang. Satu kepala pos, tiga personel polisi dan dua dari satuan Brimob,"katanya.

Ia merincikan adapun sasaran dari pos pam yaitu banyaknya masyarakat kabupaten Asahan yang melintas di wilayah Kota Tanjungbalai, Desakan kebutuhan ekonomi yang besar dan tidak tersedianya lapangan pekerjaan, dan keberadaan kelompok masyarakat yang sangat fanatik terhadap ajaran agama sehingga menganggap ajaran agama lain salah atau sesat dan melakukan aksi teror.

"Itulah yang kita antisipasi,"ujarnya.

Mengenai aksi teror yang ada di poin ketiga, orang nomor satu di Polres Tanjungbalai ini mengaku, hal itu dicantumkan karena mengingat kemarin ada terduga teroris yang diamankan di Wilayah hukum Tanjungbalai.

"Makanya kita meletakkan poin tersebut. Semoga hal itu tidak terjadi,"katanya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved