Pemilih di Perantauan Tetap Bisa Memilih, Syaratnya Harus Menggunakan Formulir A5

Kabar baik bagi para perantau. Pada pemilu serentak 2019, para pemilih yang tidak dapat memilih di Tempat Pemungutan Suara

Pemilih di Perantauan Tetap Bisa Memilih, Syaratnya Harus Menggunakan Formulir A5
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
PPK/PPS Medan Baru melakukan rapat koordinasi terkait pendataan pemilih pindah memilih dan pemilih belum terdaftar (HO) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabar baik bagi para perantau. Pada pemilu serentak 2019, para pemilih yang tidak dapat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempatnya terdaftar oleh karena bekerja, kuliah dan lainnya, dapat tetap memilih dengan formulir A5.

Dengan menggunakan formulir A5, pemilih yang terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu, tidak dapat menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut dapat memberikan suaranya di TPS lain.

Terkait pengurusan A5, Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik mengatakan, bila pada pilgub 2018 lalu pengurusannya dilakukan seminggu menjelang hari H, pada pemilu kali ini masyarakat dapat mengurusnya dari Agustus lalu hingga 1 bulan sebelum hari H, yakni Maret 2019.

Pasca Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 di tingkat nasional pada 15 Desember lalu, Menurut Agussyah, pihaknya kini mulai fokus terhadap pendataan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

"DPTb ini biasa disebut pemilih pindahan. Pendataan tersebut meliputi warga yang mengurus pindah memilih serta Daftar Pemilih Khusus (DPK) atau warga yang masih belum terdaftar pada Pemilu 2019," ujar Agussyah saat ditemui di Kantor KPU Kota Medan Jalan Kejaksaan No 37, Medan, Senin (24/12).

Ia menjelaskan, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 11 Tahun 2018 Tentang Penyusunan Daftar Pemilih.

Selain itu lanjut Agussyah, sesuai dengan Surat Edaran (SE) KPU RI No 1543 tertanggal 21 Desember, KPU Kota Medan melalui PPK dan PPS juga mulai mendata DPK yakni pemilih yang memenuhi syarat namun belum terdata dalam DPT maupun DPTb.

"Untuk tahap awal ini, sesuai dengan SE KPU RI, kita diminta untuk sudah mulai mendata pemilih yang memenuhi syarat tapi belum terdata di DPTHP 2 lalu,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi Nana Miranti menambahkan, pendataan DPTb sesuai dengan tahapan dan jadwal dilaksanakan sejak tanggal 28 Agustus 2018 hingga 18 Maret 2019.

Pemilih yang mengurus surat pindah memilih dengan formulir A5, didata sejak awal agar sebaran TPS tempatnya mencoblos dapat lebih merata dan tidak menumpuk di satu lokasi saja.

“Rekapitulasi dan perekapan ditingkat KPU kabupaten/kota kalau sesuai jadwal dilakukan paling lama 12 Maret. Jadi kami berharap masyarakat yang ingin memilih menggunakan Formulir A.5-KPU ini nantinya dapat mengurus sebelum tanggal akhir,” ujar Nana.

Untuk dapat masuk kedalam Pemilih DPTb, imbuh Nana, maka pemilih harus mengurus surat Keterangan Pindah memilih atau Formulir A.5-KPU.

Untuk mengurus formulir A.5-KPU ini ada dua cara yang dapat digunakan. Pertama, pemilih dapat langsung datang menjumpai Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau KPU kabupaten/Kota asal tempat pemilih terdaftar di DPT.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved