Berlaga pada Paralimpiade 2020 di Tokyo, Tiga Atlet Sumut Potensi Cetak Sejarah

Sejarah ini bakal tercatat untuk pertama kalinya, bila atlet NPC Sumut berhasil menembus seleksi World Champion di 2019 mendatang.

Berlaga pada Paralimpiade 2020 di Tokyo, Tiga Atlet Sumut Potensi Cetak Sejarah
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Atlet Putri Aulia, Eko Saputro, Nurtani Purba bersama para atlet difabel lainnya saat dijamu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - National Paralympic Comittee (NPC) akan segera mencetak sejarah untuk pertama kalinya mengirimkan atlet menuju gelaran Paralimpiade 2020 Tokyo.

Kejuaraan setingkat Olimpiade yang dikhususkan bagi atlet difabel ini memang menjadi impian bagi seluruh atlet penyandang disabilitas karena merupakan event olahraga terbesar di dunia.

Sejarah ini bakal tercatat untuk pertama kalinya, bila atlet NPC Sumut berhasil menembus seleksi World Champion di 2019 mendatang.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting mengatakan terdapat tiga atletnya yang dipersiapkan menuju Paralimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Ketiganya berasal dari cabor atletik, Putri Aulia di kelas 100 meter klasifikasi T-13 serta Eko Saputro kelas 400 meter klasifikasi T-13 dan cabor angkat berat Nurtani Purba klasifikasi tunadaksa.

"Untuk ketiga atlet ini memang sejak Asian Games sudah kita persiapkan menuju Paralimpiade. Mulai saat mereka sudah mengikuti beberapa kejuaraan dunia. Kemungkinan tahun depan finalnya mereka masuk atau tidak di World Champion Juni 2019 di Dubai," tuturnya kepada Tribun, Rabu (26/12/2018) di Kantor NPC Sumut, Jl. Stadion Teladan, Medan.

Ia mengungkapkan syarat untuk bisa lolos seleksi menuju Paralimpiade, para atletnya harus bisa masuk jajaran 10 besar.

"Mereka harus masuk 10 besar dunia, sama dengan yang lainnya. Saya sangat optimis, karena dengan hasil ranking mereka kayak Putri ranking 2 dunia. Kita lihat pun rekor di Brazil putri itu berpeluang masuk diranking sama medali. Begitu juga Nurtani Purba dia di posisi 4 dunia sekarang. Eko memang masih di posisi 7 dunia. Insyaallah kita optimis mereka ini bisa masuk lah karena peluangnya besar kali," ungkapnya.

Lebih lanjut, Alan mengungkapkan bila atletnya berhasil menembus Pra Paralimpiade maka ini menjadi sejarah pertama Sumut bisa mengirimkan atletnya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved