Polda Sumut Ungkap Penyalahgunaan Narkoba, Tempati Posisi Pertama Kasus Terbanyak Selama 2018

Dalam data yang dirilis Polda Sumut, kasus tindak pidana narkotika tercatat sebanyak 5.926 kasus pada 2018.

Polda Sumut Ungkap Penyalahgunaan Narkoba, Tempati Posisi Pertama Kasus Terbanyak Selama 2018
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat paparkan catatan Akhir Tahun 2018 di Aula Tribrata Mapolda Sumut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mencatat jumlah kasus kriminal selama tahun 2018. Dan kasus penyalahgunaan narkoba ternyata masih menempati posisi pertama.

Dalam data yang dirilis Polda Sumut, kasus tindak pidana narkotika tercatat sebanyak 5.926 kasus pada 2018.

Angka ini mengalami penurunuan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 5.897 kasus.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto yang memaparkan catatan selama 2018, menganggap angka ini masih tinggi. Meskipun sudah ditegaskan kepada seluruh anggota bekerja keras untuk terus menurunkan angka kejahatan barang haram tersebut.

Teranyar, Jajaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap peredaran narkoba dalam jumlah besar. Barang bukti yang disita antara lain, 48,5 kilogram sabu-sabu, 40 ribu butir pil ekstasi dan 6 kilogram keytamin.

Dalam kasus ini, sebanyak empat orang tersangka yang merupakan jaringan Malaysia-Dumai-Medan berhasil diamankan petugas.

"Ini semua tidak terlepas dari pencegahan seperti Patroli yang dilakukan pada jam-jam rawan. Dari seluruh kasus, narkoba barang bukti sabu lebih dari 4 ton, ganja sekitar 1,6 ton, ekstasi 136 ribu butir dan barang bukti lainnya," kata pada Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 Polda Sumut di Aula Tribrata, Kamis (27/12/2018).

Ia menjelaskan, pada posisi kedua, kasus kriminal yang ditangani Polda Sumut selama 2018 adalah Pencurian Dengan Pemberatan (Curat). Di tahun 2018 angkanya mencapai 4.318. Pada tahun sebelumnya kasus curat sebanyak 5.066 kasus.

Kemudian, posisi ketiga ditempati kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) sebanyak 2.769 kasus pada 2018. Jumlah ini menurun dari tahun 2017 sebanyak 4.000 kasus.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved