Menabung 10 Tahun untuk Pergi Umrah, Niat Baik Edy Malah Berujung Penipuan Travel Umrah

"Saya telah menabung selama 10 tahun dengan membayar Rp 69 juta, agar bisa pergi umrah bersama istri," kata Edy.

Menabung 10 Tahun untuk Pergi Umrah, Niat Baik Edy Malah Berujung Penipuan Travel Umrah
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Para jemaah calon umrah dari travel haji dan umrah PT Al Maqbul yang melapor ke Polda Sumut atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh Azmi pemilik travel tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perusahan bisnis travel Haji dan Umrah PT Al Maqbul kembali berulah, diduga menipu puluhan jemaah hingga terlantar di hotel Wings di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

Sekitar 54 orang calon jemaah Umrah yang merasa telah di tipu PT Al Maqbul, kemudian beramai-ramai mendatangi Polda Sumut menggunakan Bus pariwisata.

Satu di antaranya, Edy (67) warga Binjai mengaku sangat kecewa tidak jadi berangkat pergi menuju tanah suci untuk menunaikan ibadah Umrah.

"Saya telah menabung selama 10 tahun dengan membayar Rp 69 juta, agar bisa pergi umrah bersama istri," kata Edy di depan Polda Sumut, Jumat (28/12/2018)

Untuk mewujudkan bisa pergi umrah bersama istri, Edy bahkan harus kembali bekerja setelah pensiun dari instansi PNS tempat dirinya bekerja.

"Saya terpaksa harus kembali bekerja setelah pensiun, untuk menabung selama 10 tahun agar bisa pergi umrah," ungkap Edy.

Masih kata Edy, bahkan untuk menambah uang agar bisa segera pergi Umrah, ia juga harus bertani tanaman jambu untuk menambah biaya umrah.

"Sedikit demi sedikit saya simpan uang dari hasil gaji bekerja dan dari hasil bertani jambu. Tapi hasilnya malah seperti ini," ujar kakek yang telah memiliki 8 orang cucu dari 4 anak tersebut.

Edy menuturkan bahwa menurut informasi yang di dapatkannya, pemilik Travel Haji dan Umrah Al Maqbul, Azmi ternyata bandit dan penipu. Hingga membuat nasib 54 jemaah umrah terkatung-katung.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved