News Video
Jalan Alternatif Langkat ke Karo Diprediksi Hemat Waktu 1,5 jam
Kabar gembira buat masyarakat berdomisili di Binjai, Langkat dan Karo, lantaran jalan penghubung ketiga daerah tersebuttak perlu lagi melintasi Medan
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Hendrik Naipospos
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Kabar gembira buat masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kota Binjai, Kabupaten Langkat dan Karo, lantaran jalan penghubung ketiga daerah tersebut tak perlu lagi melintasi Kota Medan.
Pemerintah sedang membangun jalur alternatif yang melewati suasana pedesaan sejuk. Beberapa pengendara juga sudah mencoba akses jalan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, Alders Syam mengatakan, bahwa jalan sudah diaspal dan masih tahap penyempurnaan.
Dikatakannya, bahwa jalan itu merupakan jalan provinsi. Kendati demikian pihaknya juga ikut serta melakukan pengecekan jalur dan kondisi jalan.
"Taksiran saya, kurang lebih 70 kilometer perjalanan Binjai - Berastagi. Kalau berangkat dari Langkat maka rute yang dilewati simpang Durin Mulo (Kecamatan Kuala)-Simpang Rumah Galuh (Kecamatan Sei Bingai)- Desa Rumah Galuh- Desa Telagah- Desa Pamah Semelir, menuju perbatasan Langkat dengan Karo," jelas Alders kepada www.tribun-medan.com, Minggu (30/12/2018).
Tonton vidoe lengkapnya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
VIDEO: Kondisi Terkini Jalan Alternatif Karo ke Langkat, Ditargetkan Selesai Maret 2019. .
Jalur Karo-Langkat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan, Ini Harapan Masyarakat Sekitar
Lanjut Alders, dari perbatasan menuju Berastagi maka rute yang dilalui Desa Kuta Rayat- Desa Baman Teran- Desa Sukandebi (Kecamatan Naman Teran)- Desa Simpang Empat (Kecamatan Simpang Empat)- Desa Gajah (Kecamatan Berastagi)- Tugu Kol Berastagi.
"Kondisi jalan mulai dari Simpang Rumah Galuh sampai Pamah Semelir aspal hotmix, kondisi mantap. Dari pamah Semelir sampai perbatasan aspal kondisi baik, dari perbatasan sampai Desa Kuta Rayat aspal kondisi baik, dari Kuta Rakyat sampai Desa Simpang Empat aspal kondisi mantap. Dari Desa Simpang Empat sampai Tugu Kol Berastagi aspal kondisi mantap. Untuk sementara ini kondisi jalan sudah dilalui Kabid Rekayasa Dishub Langkat," katanya.
Hasil penelusuran tribun-medan.com melakui rute Binjai Selatan dan Sei Bingai (Desa Namu Ukur, Desa Simpang Rumah Galuh, Kuta Buluh Desa Telagah, Desa Pamah Semilir) kondisi aspal sudah baik.
Suasana alam nan sejuk begitu membuat suasana lebih nyaman dibanding melalui jalur Kota Medan yang dilhawatirkan macet.
Masyarakat yang melintas juga bisa menikmati suasana pedesaan yang bernuansa tradisional.
Mulai dari pasar pekan di pinggir jalan, perkebunan alam warga yang subur, suasana pegunungan, dan beberapa lokasi wisata pemandian alam.
Jika melintas di perbatasan ini, yang masih menjadi kendala adalah belum adanya marka jalan dan penerangan lampu jalan.
Selain itu sinyal seluler masih belum ada di beberapa perbatasan sehingga menghambat untuk melaukan kontak telepon atau daring.
(dyk/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jalan-alternatif-karo-ke-langkat.jpg)