Personel Gabungan Polres Tanah Karo dan BNN Karo Razia Sejumlah Tempat Hiburan

Personel gabungan dari Polres Tanah Karo dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, menggelar razia

Personel Gabungan Polres Tanah Karo dan BNN Karo Razia Sejumlah Tempat Hiburan
TRIBUN MEDAN
Personel gabungan dari Polres Tanah Karo dan BNN Karo, melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel di wilayah Kabanjahe, Berastagi, hingga Panatapan, Sabtu (29/12/2018) malam. Razia ini ditujukan untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba jelang tahun baru. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Personel gabungan dari Polres Tanah Karo dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo, menggelar razia ke sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu (29/12/2018) malam. 

Razia kali ini menyisir beberapa tempat hiburan, hingga hotel kelas melati yang berada di seputar Kabanjahe, Berastagi, hingga Panatapan.

Kasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Sopar Budiman, mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba jelang tahun baru. Dirinya menyebutkan, dengan razia ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi setiap warga maupun pengunjung yang datang ke Kabupaten Karo.

"Sesuai perintah dari direktorat narkoba, kita harus membuat nyaman masyarakat yang datang ke wilayah kita. Untuk itu, kita antisipasi narkoba di wilayah kita," ujar Sopar.

Amatan Tribun-Medan.com, setibanya di lokasi yang dituju, petugas lantas memeriksa identitas seluruh tamu yang ada di sana. Selain itu, satu-persatu barang bawaan mereka juga ikut diperiksa, untuk mengantisipasi pengunjung jika ada yang membawa narkoba.

Pada saat petugas melakukan razia di sebuah Cafe, di kawasan Pasar Roga, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, tampak ada beberapa orang yang mencoba menghindari razia. Di antaranya, tiga orang gadis yang bersembunyi di ruang musik Cafe tersebut. Setelah petugas mengetahui tempat persembunyian itu, lantas ketiganya langsung diperiksa.

Sopar mengungkapkan, pada razia kali ini mengerahkan 47 personel dengan berbagai satuan fungsi. Dirinya juga menyebutkan, dari razia kali ini pihaknya tidak menemukan adanya pengunjung yang memiliki atau positif menggunakan narkoba.

"Hasil razia kali ini kita tidak menemukan adanya pengunjung yang memiliki narkoba. Namun dengan kegiatan seperti ini kita dapat memberikan efek shock terapi bagi masyarakat, terutama bagi pengedar yang mencoba masuk ke wilayah kita," ucapnya.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Karo untuk menjauhi narkoba. Dirinya juga mengungkapkan, berhati-hati dalam memilih teman.

"Bisa saja teman kita itu yang menghancurkan kita, apakah dia pengguna atau pengedar narkoba," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved