Polisi Memanggil 4 Petugas Rumah Sakit yang Lakukan Pungli atas Korban Tsunami Rp 3,9 Juta

Pungli yang ditimpakan pada keluarga korban yang akan mengambil jenazah pun jumlahnya sebanyak Rp 3,9 juta.

Polisi Memanggil 4 Petugas Rumah Sakit yang Lakukan Pungli atas Korban Tsunami Rp 3,9 Juta
Dok. BNPB
Kondisi setelah tsunami Selat Sunda menerjang, Senin (24/12/2018). (Dok. BNPB) 

Pungli yang ditimpakan pada keluarga korban yang akan mengambil jenazah pun jumlahnya sebanyak Rp 3,9 juta.

TRIBUN-MEDAN.com - Keluarga korban tsunami Selat Sunda melaporkan adanya pungutan liar (pungli) saat akan mengambil jenazah keluarga mereka di RSDP Serang, Banten.

Pungli yang ditimpakan pada keluarga korban yang akan mengambil jenazah pun jumlahnya sebanyak Rp 3,9 juta.

Dilansir dari tayangan Kabar Petang, Sabtu (29/12/2018), Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Pihak kepolisian pun telah mengambil tindakan yakni memanggil 4 orang petugas rumah sakit.

 

"Ada empat orang yang kita introgasi ambil keterangannya dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan," ujar Edy.

Baca: Terombang-ambing di Lautan, Ifan Seventeen Bilang Sempat Ingin Menyerah saat Terkena Tsunami

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang saat Tsunami, Komedian Ade Jigo Kabarkan Istrinya Ditemukan Meninggal Dunia

Baca: Udar 4 Fakta Penembakan Perwira TNI hingga Tewas, Letkol Dono Diberondong 4 Kali Tembakan

Baca: Kini Terkenal, Aktor Tampan Ini Beberkan Perjuangan Sang Ibu Membesarkannya dengan Berjualan Es

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved